Waspada! Ini 5 Penyakit dan Hama yang Menghambat Proses Produksi Daun Teh

Hama Tanaman Teh

Diantara banyaknya kendala dalam budidaya daun teh salah satu yang menghambat proses produksi panen daun teh yaitu penyakit dan hama daun teh. Walaupun tak semua hama bisa memengaruhi produksi tanaman, kehadirannya tetap saja harus diberantas. Untuk itu, berikut ini beberapa penyakit dan hama daun teh yang harus Anda waspadai.

Ulat Api

Untuk gejala dari serangan hama daun teh yang satu ini ditemukan pada daun teh yang menggulung. Di bagian dalam daun ini sudah rusak dan menyebabkan pertumbuhan daun tak normal seperti menggulung dan terlipat. Hama ini harus dibasmi, bisa dilakukan dengan mengambilnya langsung dari perkebunan atau menyebarkan musuh hayatinya, seperti Macrocentrus homonae dan Elasmus homonae. Atau, bisa menggunakan insektisida berbahan aktif sipermetrin.

Pengisap Pucuk Daun Teh

Hama ini akan menyerang pucuk serta daun yang masih muda. Daun teh yang terkena hama ini akan tampak kotor, tampak bercak-bercak cokelat, dan akan menyebabkan kematian. Serangan yang cukup parah dapat menyebabkan pembengkakan pada cabang sehingga pertumbuhan tanaman menjadi tidak normal.

Pengendalian hama ini dilakukan dengan pemetikan yang menggunakan daur petik tujuh hari rutin, sanitasi kebun yang baik, pelepasan predator alami seperti hierodula dan tenodera, serta penyemprotan insektisida berbahan aktif carabaryl dan amitraz.

Baca Juga:
Tips Jitu Menjaga Kualitas Air Kolam Agar Ikan Lele Tetap Sehat
Terapkan 5 Konsep Ini, Dijamin Hasil Budidaya Ikan Nila Melimpah!
Jenis Tanaman yang Sulit Berbuah Saat Musim Hujan, Apa Itu?

Ulat Srengenge

Hama ulat ini sering menyerang daun teh, baik muda ataupun tua. Dampaknya, perkebunan bisa menjadi gundul bila serangan yang terjadi cukup parah. Untuk mengendalikan hama ini bisa dilaksanakan dengan cara membuang dan melepas parasit sebagai musuh hayatinya. Cara lainnya juga bisa dilaksanakan dengan penyemprotan insektisida berbahan aktif sipermentrin.

Penyakit Cacar Daun Teh

Penyebab penyakit ini adalah cendawan, gejala yang ditimbulkan berupa bercak kecil berwarna hijau pucat, lalu daun menjadi cekung, tertutup debu putih kelabu, permukaan atas licin, mengilap dan biasanya lebih pucat daripada bagian yang sehat.

Pengendalian penyakit ini dapat dikurangi dengan mengurangi pohon pelindung, pemangkasan sejajar permukaan tanah, pemetikan dengan daur pendek, penanaman klon tanah cacar, dan penyemprotan fungisida.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Penyakit Akar Merah

Penyebab penyakit ini adalah cendawan. Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah daun layu, dan rontok, bahkan dapat menyebabkan kematian. Pengendaliannya dapat dilakukan dengan membongkar dan membakar teh yang sakit serta fumigasi tanah dengan metil bromida atau vapam.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Waspada! Ini 5 Penyakit dan Hama yang Menghambat Proses Produksi Daun Teh” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s