Wajib Anda Tau, Kriteria Pakan Berkualitas Sebelum Budidaya Ikan Nila

Pakan Ikan Nila

Jenis pakan ikan nila yang berkualitas akan menghasilkan ikan nila berkualitas dan bernilai jual tinggi. Untuk pakan yang berkualitas mempunyai kriteria-kriteria yang sudah ditentukan, berikut ini beberapa kriteria pakan ikan nila berkualitas yang harus Anda pahami sebelum membudidayakan ikan nila.

Kandungan

Pakan ikan nila berkualitas tentunya harus bisa menyalurkan nutrisi sebagai sumber energi yang dibutuhkan oleh ikan nila, tak hanya membuat ikan merasa kenyang. Sebab nutrisi tersebut bisa membantu ikan untuk tumbuh dan berkembang jadi akan menguntungkan ketika dijual ke pasar.

Sifat Pakan

Ciri pakan yang berkualitas juga harus mempunyai sifat yang sesuai dengan kebiasaan biologis ikan. Pakan yang sesuai bisa lebih efektif diserap oleh tubuh ikan sehingga pertumbuhan ikan menjadi lebih cepat dan menimalisir dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan pakan yang tidak sesuai, seperti pencemaran lingkungan serta harga yang relatif mahal.

Penentuan Kualitas Pakan

Anda bisa dengan mudah menentukan kualitas pakan dengan metode sederhana. Tidak memerlukan cara yang rumit, Anda sudah bisa mengetahui apakah pelet yang digunakan berkualitas atau tidak.

Pelet yang berkualitas memiliki ciri-ciri tidak mudah hancur di dalam air, pelet harus bisa bertahan dalam air selama minimal 10 menit dengan kondisi utuh tidak hancur. Untuk pakan pelet tenggelam, pelet tidak akan langsung tenggelam tetapi tenggelam secara perlahan-lahan hingga memiliki fase melayang.

Baca Juga:
Waspada! Ini 5 Penyakit dan Hama yang Menghambat Proses Produksi Daun Teh
Tips Jitu Menjaga Kualitas Air Kolam Agar Ikan Lele Tetap Sehat
Terapkan 5 Konsep Ini, Dijamin Hasil Budidaya Ikan Nila Melimpah!

Salah satu caranya yaitu Anda bisa mengetahuinya dari aroma yang dimiliki pelet untuk merangsang nafsu makan ikan. Dan yang terakhir, untuk pelet berkualitas bisa disimpan maksimum selama dua bulan tanpa merusak kualitas pakan.

Identifikasi Pakan Tidak Berkualitas

Mirip dengan mencari tau pakan yang berkualitas, untuk menentukan pakan ikan nila yang tak berkualitas cukup gampang, Anda hanya perlu identifikasi pakan dengan memegangnya. Pakan yang tidak bagus saat dipegang akan terasa banyak butiran debu, berwarna keputihan karena terdapat jamur yang menempel, mudah hancur dalam air dan aromanya tidak bisa mengundang selera ikan untuk makan.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Cara Memberikan Pakan yang Benar

Akan terbuang percuma, bila Anda sudah menggunakan pakan berkualitas tetapi dalam aplikasi pemberiannya masih salah. Anda harus memberikan pakan ikan sesuai dengan peningkatan bobot populasi ikan yang dipelihara, jangan terlalu banyak ataupun terlalu sedikit. Berikan di waktu yang tepat dan rutin.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Wajib Anda Tau, Kriteria Pakan Berkualitas Sebelum Budidaya Ikan Nila” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Waspada! Ini 5 Penyakit dan Hama yang Menghambat Proses Produksi Daun Teh

Hama Tanaman Teh

Diantara banyaknya kendala dalam budidaya daun teh salah satu yang menghambat proses produksi panen daun teh yaitu penyakit dan hama daun teh. Walaupun tak semua hama bisa memengaruhi produksi tanaman, kehadirannya tetap saja harus diberantas. Untuk itu, berikut ini beberapa penyakit dan hama daun teh yang harus Anda waspadai.

Ulat Api

Untuk gejala dari serangan hama daun teh yang satu ini ditemukan pada daun teh yang menggulung. Di bagian dalam daun ini sudah rusak dan menyebabkan pertumbuhan daun tak normal seperti menggulung dan terlipat. Hama ini harus dibasmi, bisa dilakukan dengan mengambilnya langsung dari perkebunan atau menyebarkan musuh hayatinya, seperti Macrocentrus homonae dan Elasmus homonae. Atau, bisa menggunakan insektisida berbahan aktif sipermetrin.

Pengisap Pucuk Daun Teh

Hama ini akan menyerang pucuk serta daun yang masih muda. Daun teh yang terkena hama ini akan tampak kotor, tampak bercak-bercak cokelat, dan akan menyebabkan kematian. Serangan yang cukup parah dapat menyebabkan pembengkakan pada cabang sehingga pertumbuhan tanaman menjadi tidak normal.

Pengendalian hama ini dilakukan dengan pemetikan yang menggunakan daur petik tujuh hari rutin, sanitasi kebun yang baik, pelepasan predator alami seperti hierodula dan tenodera, serta penyemprotan insektisida berbahan aktif carabaryl dan amitraz.

Baca Juga:
Tips Jitu Menjaga Kualitas Air Kolam Agar Ikan Lele Tetap Sehat
Terapkan 5 Konsep Ini, Dijamin Hasil Budidaya Ikan Nila Melimpah!
Jenis Tanaman yang Sulit Berbuah Saat Musim Hujan, Apa Itu?

Ulat Srengenge

Hama ulat ini sering menyerang daun teh, baik muda ataupun tua. Dampaknya, perkebunan bisa menjadi gundul bila serangan yang terjadi cukup parah. Untuk mengendalikan hama ini bisa dilaksanakan dengan cara membuang dan melepas parasit sebagai musuh hayatinya. Cara lainnya juga bisa dilaksanakan dengan penyemprotan insektisida berbahan aktif sipermentrin.

Penyakit Cacar Daun Teh

Penyebab penyakit ini adalah cendawan, gejala yang ditimbulkan berupa bercak kecil berwarna hijau pucat, lalu daun menjadi cekung, tertutup debu putih kelabu, permukaan atas licin, mengilap dan biasanya lebih pucat daripada bagian yang sehat.

Pengendalian penyakit ini dapat dikurangi dengan mengurangi pohon pelindung, pemangkasan sejajar permukaan tanah, pemetikan dengan daur pendek, penanaman klon tanah cacar, dan penyemprotan fungisida.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Penyakit Akar Merah

Penyebab penyakit ini adalah cendawan. Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah daun layu, dan rontok, bahkan dapat menyebabkan kematian. Pengendaliannya dapat dilakukan dengan membongkar dan membakar teh yang sakit serta fumigasi tanah dengan metil bromida atau vapam.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Waspada! Ini 5 Penyakit dan Hama yang Menghambat Proses Produksi Daun Teh” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Tips Jitu Menjaga Kualitas Air Kolam Agar Ikan Lele Tetap Sehat

Cara Mengola Kualitas Air

Lele memang merupakan salah satu jenis ikan yang mudah tumbuh dan berkembang biak di kolam apa saja. Akan tetapi, bukan berarti kualitas air kolam bisa diabaikan begitu saja oleh para pembudidaya. Oleh karena itu, Anda juga harus menjaga kualitas air kolam ikan lele rutin setiap hari supaya ikan tidak mati keracunan akibat kualitas air yang tak baik.

Ciri-ciri kualitas air kolam menurun ditandai dengan tercium bau busuk yang ditimbulkan oleh amonia. Apabila sudah tercium bau, pembudidaya harus mengurangi pemberian pakan. Selanjutnya, berikan kapur pertanian sebanyak 10—20 gram/m3 air media.

Jika kualitas air kolam sudah sangat buruk, tingkah laku ikan lele menjadi berubah, seperti aktivitas makan yang menurun. Jika sudah terjadi seperti itu, buang air kolam bagian bawah sebanyak 30 persen dan diganti dengan air yang baru. Selanjutnya, berikan larutan garam gosok dengan takaran 1—3 kg/m3 dan pemberian pakan sementara waktu harus sedikit dikurangi.

Salah satu cara menjaga kualitas air kolam ikan lele adalah dengan memberikan pakan yang tepat. Dengan begitu, pakan akan dikonsumsi dengan baik dan persentase pakan yang tidak terkonsumsi dan akhirnya mengendap di dasar kolam tidak terlalu besar. Untuk pakan yang terakumulasi di dasar kolam yang tak dibersihkan bisa menjadi penyebab kualitas air kolam semakin menurun.

Baca Juga:
Terapkan 5 Konsep Ini, Dijamin Hasil Budidaya Ikan Nila Melimpah!
Jenis Tanaman yang Sulit Berbuah Saat Musim Hujan, Apa Itu?
Ingin Budidaya Jambu Biji Anda Rajin Berbuah, Terapkan Cara Jitu Ini!

Untuk mananganinya Anda bisa memberikan probiotik dalam pakan ikan supaya membentuk bioflok. Bioflok merupakan gabuangan dari kata ‘bios’ (kehidupan) dan ‘flock’ (gumpalan). Jika diartikan, biofolok merupakan kumpulan dari berbagai macam organisme seperti bakteri, mikoralga, ragi, protozoa, dan semacamnya. Mikroorganisme tersebut bersatu dalam satu gumpalan.

Gumpalan atau bioflok berfungsi untuk menambahkan organisme hidup dalam media kolam. Mikroorganisme tersebut dapat berperan menjadi pakan alami ikan lele, tetapi juga dapat menjaga keseimbangan air kolam sehingga ikan lele menjadi lebih sehat.

Probiotik juga dapat diberikan dengan menambahkan probiotik khusus air sebanyak 300 ml untuk setiap 1 kg pakan fermentasi yang diberikan pada benih lele. Pemberian pakan ini dilakukan rutin setiap sore selama masa pemeliharaan.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Selanjutnya, Anda juga harus melakukan pemantauan kepekatan bioflok dalam kolam secara rutin setiap 5—7 hari sekali. Sebab bioflok tak boleh terlalu pekat yang ditandai dengan jumlah endapan dasar kolam lebih dari 10% dari volume air media.

Untuk endapan tersebut harus dikeluarkan dengan cara mengalirkan air kolam bagian bawah sebanyak 25%. Tahap pembuangan tersebut berlangsung selama 5—10 menit dengan kondisi intalasi aerasi yang dimatikan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Tips Jitu Menjaga Kualitas Air Kolam Agar Ikan Lele Tetap Sehat” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Terapkan 5 Konsep Ini, Dijamin Hasil Budidaya Ikan Nila Melimpah!

Konsep Budidaya Ikan Nila

Diantara salah satu indikator yang menghambat produksi dalam proses budidaya ikan nila yaitu adanya ketidakseimbangan yang terjadi di dalam kolam nila. Indikator itulah yang mengakibatkan produksi ikan nila menjadi tidak optimal dan keuntungan yang diperoleh juga tidak maksimal. Untuk itu coba terapkan beberapa konsep yang dijadikan sebagai pedoman supaya budidaya nila menghasilkan keuntungan yang diharapkan.

Tepat Ukuran Konsumsi

Ketahui dengan baik ukuran ikan yang akan dipasarkan, sudah sesuai belum dengan kebutuhan konsumen. Hal tersebut memudahkan Anda untuk mengatur kualitas panen agar tetap terjaga dengan baik. Dengan mengetahui ukuran yang dibutuhkan konsumen, Anda dapat mempertimbangkan besaran bibit yang akan digunakan dan berapa lama waktu pemeliharaan yang dibutuhkan.

Tepat Kepadatan Ikan

Sebagian peternak beranggapan jika semakin banyak ikan yang dipelihara, akan semakin banyak hasil panen yang akan didapat. Padahal, pertumbuhan ikan akan semakin menurun saat kolam terlalu padat per meter kubiknya. Bahkan, tak jarang kolam nila yang terlalu padat dapat membuat ikan stres hingga menyebabkan kematian.

Baca Juga:
Jenis Tanaman yang Sulit Berbuah Saat Musim Hujan, Apa Itu?
Ingin Budidaya Jambu Biji Anda Rajin Berbuah, Terapkan Cara Jitu Ini!
5 Tahapan Sukses Dalam Pembenihan Lobster, Mau Tau?

Penurunan pertumbuhan akan berhubungan langsung dengan lamanya waktu pemeliharaan. Terapkan jumlah tebar maksimal untuk memperoleh keuntungan yang optimal. Percuma saja bila banyak ikan yang ditebar akan tetapi waktu tumbuh menjadi sangat lamban.

Tepat Varietas

Sekarang ini banyak jenis varietas ikan nila yang sudah berkembang di Indonesia. Varietas ikan nila yang unggul umumnya mempunyai kelebihan seperti pertumbuhan yang relatif lebih cepat. Permasalahannya, varietas unggul yang diterapkan di suatu daerah belum tentu bisa berkembang dengan baik di daerah lain karena memiliki karakteristik lingkungan yang berbeda. Oleh karena itu, gunakan varietas unggul yang dapat tumbuh dengan baik di daerah peternakan yang Anda pilih.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Tepat Operator

Operator merupakan tenaga kerja yang memegang kendali atas keberhasilan bisnis budaya ikan. Pilihlah tenaga kerja yang berkualitas dan sudah paham dengan baik mengenai budidaya ikan nila. Selain itu, pilihlah operator yang memang bekerja dengan hati agar dapat memperlakukan ikan-ikan dengan hati, bukan hanya memenuhi kewajiban bekerja.

Tepat Bahan/Sarana Pendukung lainnya

Untuk menunjang keberhasilan dengan memperoleh keuntungan yang tinggi memerlukan ketepatan dalam memilih bahan atau saran pendukung, seperti probiotik atau vaksin yang secara tidak sadar dapat memengaruhi keberhasilan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Terapkan 5 Konsep Ini, Dijamin Hasil Budidaya Ikan Nila Melimpah!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Jenis Tanaman yang Sulit Berbuah Saat Musim Hujan, Apa Itu?

Sidak semua jenis buah-buahan dapat tumbuh dan berbuah pada saat musim hujan. Meskipun, hujan dapat menyuburkan tanah dan mengembalikan keseimbangan air tanah. Berikut ini beberapa jenis buah-buahan yang sulit berbuah pada saat musim hujan.

Rambutan

Buah Rambutan

Rambutan merupakan buah musiman yang biasanya akan berbuah di penghujung tahun hingga awal tahun berikutnya, yang identik dengan musim hujan. Namun, pembuahan rambutan tidak dapat dilakukan pada saat musim hujan. Ini karena hujan yang jatuh mengenai pohon akan menyebabkan gugur bunga sehingga pohon tidak mengalami pembuahan. Air hujan juga memicu timbulnya serangan penyakit mildu tepung.

Namun, jika musim kemarau terjadi berkepanjangan, juga tidak baik untuk kualitas buah. Buah menjadi kurang berisi dan bijinya tidak berkembang.

Baca Juga:
Ingin Budidaya Jambu Biji Anda Rajin Berbuah, Terapkan Cara Jitu Ini!
5 Tahapan Sukses Dalam Pembenihan Lobster, Mau Tau?
Teknik Pemasaran Sayur Organik Ala Milenial, Harus Dicoba Nih!

Semangka

Buah Semangka

Tanaman semangka akan tumbuh baik di dataran rendah hingga dataran tinggi sekitar 0—1.000 mdpl. Daerah tumbuh yang baik sebaiknya relatif kering serta daerah yang berkapur dan tanahnya subur. Namun, semangka masih dapat tumbuh dengan baik pada musim hujan atau pada iklim basah. Asalkan daerah tersebut bebas dari kabut dan air tidak menggenangi tanah.

Anggur

Buah Anggur

Anggur merupakan tanaman dataran rendah yang mampu tumbuh dengan baik pada musim panas dengan kelembapan udara yang rendah. Musim panas berkepanjangan justru baik untuk meningkatkan mutu buah anggur, terutama aroma buah. Tanaman ini tidak menyukai daerah yang berkabut dan lembap. Pasalnya, pada saat itu penyakit dan hama lebih mudah berkembang biak, serta angin kencang mampu merusak tanaman anggur.

Apel

Buah Apel

Tanaman dataran tinggi ini lebih dapat tumbuh subur pada musim panas. Jika ditanam pada musim hujan, buahnya malah tidak manis dan menimbulkan berbagai kendala. Kendala utama dari pohon apel pada musim hujan adalah penyakit daun.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Jeruk

Buah Jeruk

Jeruk merupakan buah yang sangat mudah untuk ditemui di pasaran. Buah jeruk memang masih bisa tumbuh dan berbuah pada musim hujan. Namun, pada musim hujan, pohon jeruk lebih rentan terkena penyakit daun. Agar menghasilkan buah yang bermutu tinggi, buah jeruk memerlukan intensitas cahaya matahari yang cukup banyak untuk mengubah warna menjadi merah.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Jenis Tanaman yang Sulit Berbuah Saat Musim Hujan, Apa Itu?” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ingin Budidaya Jambu Biji Anda Rajin Berbuah, Terapkan Cara Jitu Ini!

Budidaya Jambu Biji

Jambu biji sangat mudah ditemui di Indonesia. Bahkan, banyak orang yang menanamnya di pekarangan rumah. Buah yang sudah masak akan bergelantungan di antara tajuk tanaman sehingga dapat memperindah pekarangan rumah. Buahnya berbentuk hampir bulat, kulit buah berwarna hijau dan daging berwarna merah muda. Ada beberapa cara untuk membuat jambu biji rajin berbuah.

> Lakukan Penyiraman Sebanyak Satu Kali Sehari

Setelah dua minggu pertama bibit ditanam pada media tanam, penyiraman bisa dilaksanakan sebanyak satu kali sehari dan sebaiknya dikerjakan pada sore hari. Semakin pohon tumbuh besar, frekuensi penyiraman akan semakin berkurang, misal selama dua hari sekali.

Pada pohon yang ditanam dalam pot, penyiraman tetap perlu dilaksanakan pada saat musim hujan dan ketika musim kemarau. Penyiraman dilaksanakan sebanyak dua kali sehari supaya jambu biji rajin berbuah.

> Berikan Pupuk yang Teratur

Supaya kandungan organik serta kondisi tanah terjaga dengan baik, berikan pupuk yang sesuai, yakni pupuk NPK seimbang setiap 3—4 bulan sekali dan berikan pupuk kandang setiap enam bulan sekali. Pupuk kandang yang digunakan untuk tanaman di pot sebanyak 3 kg per pot, sedangkan untuk tanaman yang ditanam di tanah diberikan sebanyak 15 kg per pot.

Baca Juga:
5 Tahapan Sukses Dalam Pembenihan Lobster, Mau Tau?
Teknik Pemasaran Sayur Organik Ala Milenial, Harus Dicoba Nih!
Atasi Retak Daun Saat Proses Tanam dengan Cara Jitu Ini, Mau Tau!

> Potong Cabang

Ketika memasuki musim awal berbuah, potong cabang pohon yang subur untuk membentuk struktur pohon terbuka. Yang nantinya akan menghasilkan buah sangat baik dan cabang akan cepat dewasa. Pangkaslah cabang atau ranting yang sudah terlihat tua, apalagi cabang yang terlihat sedang sakit.

Kerjakan proses pemangkasan ringan secara rutin dan berulang-ulang untuk memicu pohon menghasilkan pucuk sepanjang tahun. Pemangkasan cabang dilaksanakan dengan memangkas dari ujung cabang sepanjang 10cm — 20cm untuk memicu munculnya tunas dan bunga.

Apabila panen sudah berlangsung, pangkas pohon supaya ketika musim panen berikutnya buah yang tumbuh serentak dan menghasilkan panen yang maksimal.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

> Penjarangan Buah

Laksanakan penjarangan buah yang tumbuh di bagian samping-samping pohon dan membiarkan buah yang tumbuh di tengah pohon.

> Lakukan Pembungkusan Buah

Buah yang sudah matang rawan terkena serangan hama hewan seperti codot. Untuk menghindarinya, buah yang akan masak harus dibungkus dengan kantung kertas atau plastik.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Ingin Budidaya Jambu Biji Anda Rajin Berbuah, Terapkan Cara Jitu Ini!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

5 Tahapan Sukses Dalam Pembenihan Lobster, Mau Tau?

Tips Budidaya Lobster

Usaha pembenihan lobster air tawar merupakan langkah awal untuk mendapatkan benih berkualitas. Benih lobster memang banyak dijual, tetapi kualitas benih tidak bisa diketahui dengan pasti. Benih yang dibeli di pasaran biasanya hanya bisa dinilai dari penampakan luar dan bobot badan.

Penting untuk mengetahui umur dan data induk benih lobster. Hal ini karena kedua hal tersebut dapat memengaruhi kualitas pertumbuhan dari benih lobster itu sendiri, seperti tingkat pertumbuhan benih. Usaha pembenihan lobster bisa dibilang cukup rumit. Pasalnya, perlu dilakukan dengan benar dan sesuai dengan stadia benih yang digunakan. Berikut ini tahapan pembenihan lobster untuk menghasilkan lobster berkualitas.

* Pengadaaan dan Pemilihan Induk Lobster

Tahapan usaha untuk melakukan pembenihan lobster air tawar itu diawali dengan pengadaan induk. Induk yang digunakan pun tidak bisa sembarangan. Oleh karena itu, selain mengadakan induk, Anda juga harus melakukan pemilihan calon induk yang baik.

Induk yang dipilih harus memiliki catatan yang baik. Catatan ini meliputi umur dan ukuran, induk harus berasal dari proses seleksi yang terprogram, induk berasal dari hasil silangan, silsilah induk tetua harus diketahui, induk sudah diaklimatisasi, induk domestik, dan nafsu makan induk tinggi.

Baca Juga:
Teknik Pemasaran Sayur Organik Ala Milenial, Harus Dicoba Nih!
Atasi Retak Daun Saat Proses Tanam dengan Cara Jitu Ini, Mau Tau!
Ternyata, Ini Alasan Mengapa Pembudidaya Lele Harus Gunakan Metode Bioflok!

* Aklimatisasi

Selanjutnya, induk yang sudah dipilih harus diaklimatisasi dengan lingkungan kolam terlebih dahulu. Tujuan dari aklimatisasi adalah untuk menekan angka kematian induk, terutama pada saat awal penebaran.

Sebelum dilakukan aklimatisasi, perhatikan asal induk dan perlakuan induk saat dikirim. Saat aklimatisasi, lobster tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung agar lobster tidak stres. Dengan aklimatisasi, angka kematian lobster dapat ditekan hingga 20 persen.

* Pembenihan di Kolam

Perkawinan induk tidak terlalu sulit ketika seluruh kriteria pemilihan sudah terpenuhi. Perkawinan dapat dilakukan langsung di kolam tanah ataupun di kolam semen. Induk yang sudah bertelur akan ditandai dengan sering berdiam diri dibandingkan lobster lain dan melipat tubuhnya ke dalam hingga ke kaki ke lima.

Jika mendapatkan induk yang sudah bertelur, segera pindahkan ke kolam tanah agar mendapatkan pakan alami yang lebih banyak. Benih akan menetas sekitar 1 bulan berikutnya. Benih yang sudah menetas masih akan menempel dengan induknya. Sebab, mereka masih membutuhkan makanan berupa lendir yang ada pada tubuh induk.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

* Perontokan Benih

Ketika 8—15 hari setelah menetas, larva tersebut sudah memiliki bentuk seperti induknya dan sudah bisa mencari perlindungan. Pada tahap ini, juvenile atau benih dapat dibantu untuk dilepaskan dari induknya dengan cara perontokan benih. Perontokan benih baru dapat dilakukan setelah dua minggu saat benih pertama lepas dari gendongan induknya.

* Pemeliharaan Benih

Pemeliharaan benih dapat dilakukan selama 3,5—4 bulan setelah induk berpindah ke kolam tanah. Saat memelihara benih, Anda harus memerhatikan seluruh kualitas air harus berjalan dengan baik.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “5 Tahapan Sukses Dalam Pembenihan Lobster, Mau Tau?” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Teknik Pemasaran Sayur Organik Ala Milenial, Harus Dicoba Nih!

Sayuran Organik

Banyak orang tertarik tren urban farming. Bahkan, bukan hanya untuk skala konsumsi, melainkan sudah mulai tertarik untuk mengembangkannya menjadi bisnis. Namun, tidak jarang banyak yang belum tahu bagaimana cara pemasaran sayur organik yang mereka hasilkan. Simak penjelasan berikut agar Anda tidak kebingungan untuk melakukan pemasaran.

Pada umumnya hasil sayuran yang didapatkan dari bertanam secara organik dengan sistem hidroponik, akuaponik, ataupun vertikultur akan memiliki harga jual tinggi. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi yang terkandung lebih baik jika dibandingkan dengan sayuran yang dihasilkan dari perkebunan konvensional.

Harga jual tinggi tidak akan menghasilkan pendapatan apabila sayuran dan ikan tidak dipasarkan dengan baik. Sebagian masyarakat masih ragu untuk memulai usaha berbisnis sayuran organik karena tidak tahu akan dipasarkan ke mana sayuran tersebut.

Sebelum melakukan pemasaran sayur organik, Anda harus sudah mengenal dengan baik sayuran organik tersebut. Ciptakan kualitas yang baik serta lakukan pemasaran yang menarik sehingga konsumen atau pelanggan jatuh hati pada produk Anda. Ketika konsumen sudah jatuh hati, mereka akan mempromosikan produk Anda. Berikut ini beberapa cara pemasaran yang dapat Anda lakukan.

Baca Juga:
Atasi Retak Daun Saat Proses Tanam dengan Cara Jitu Ini, Mau Tau!
Ternyata, Ini Alasan Mengapa Pembudidaya Lele Harus Gunakan Metode Bioflok!
Selain Menghasilkan Minyak, Ternyata Limbah Sawit Juga Bermanfaat Loh!

Media Sosial

Media sosial merupakan wadah paling mudah untuk melakukan pemasaran yang efektif untuk menjangkau konsumen dari segala penjuru. Anda dapat gunakan media sosial atau website. Sudah banyak website atau media sosial yang digunakan oleh petani milenial sukses untuk memasarkan produknya.

Dijual Langsung dari Garasi Rumah

Jika sayuran yang Anda hasilkan banyak, Anda dapat melakukan pemasaran dengan cara yang amat mudah. Cukup sediakan lapak kecil di garasi rumah untuk memajang hasil sayuran Anda. Anda dapat melakukan berbagai teknik pengiklanan yang menarik dengan menuliskan kelebihan produk.

Ikut Serta Pada Acara Pameran dan Bazar

Melalui pameran, Anda dapat melakukan ekspansi pasar lebih luas lagi. Pengunjung pameran dan bazar akan berasal dari berbagai daerah. Bahkan, tidak jarang pengunjung pameran atau bazar merupakan orang berpengaruh atau seorang influencer. Jadi, siapkan produk yang terbaik.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pemasaran ke Swalayan

Harga sayuran organik memang terbilang lebih mahal sehingga target pembeli sudah pasti mereka yang memiliki kemampuan lebih. Anda dapat memasarkan produk melalui kerja sama dengan toko swalayan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Teknik Pemasaran Sayur Organik Ala Milenial, Harus Dicoba Nih!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Atasi Retak Daun Saat Proses Tanam dengan Cara Jitu Ini, Mau Tau!

Plastik Penutup Tanaman

Pasar umumnya menolak sayuran yang kondisi daunnya retak. Dan bahkan, ada daun sayuran bisa robek di beberapa bagian. Retak daun memang bisa timbul ketika masih masa penanaman. Yang awalnya retakan halus, sampai akhirnya sesudah sekitar 4—5 hari daun akan patah. Akibatnya ketika proses penyortiran, daun tersebut tak bisa digunakan. Solusi mengatasi retak daun bisa dilaksanakan proses penyungkupan.

Retak yang terjadi di daun bisa diakibatkan oleh banyak faktor. Salah satunya yaitu tindakan pemupukan unsur nitrogen yang berlebihan. Faktor tanah juga bisa menjadi pendukung retak pada daun menjadi parah. Salah satunya, kondisi tanah yang memiliki tingkat kelembapan terlalu tinggi akibat terlalu berlebihan ketika melaksanakan proses penyiraman.

Oleh sebab itu, penting memberikan pupuk dengan unsur antara nitrogen, fosfor, dan kalium yang berimbang. Bukan hanya itu, penting untuk memahami teknik penyiraman yang tepat. Penyiraman yang tepat harus menyesuaikan dengan kondisi cuaca serta suhu yang sedang terjadi.

Baca Juga:
Ternyata, Ini Alasan Mengapa Pembudidaya Lele Harus Gunakan Metode Bioflok!
Selain Menghasilkan Minyak, Ternyata Limbah Sawit Juga Bermanfaat Loh!
Pahami Faktor Penting Ini Sebelum Melakukan Budidaya Gurami

Pada saat musim hujan, penyiraman tak perlu dilaksanakan setiap hari. Akan tetapi, pada musim kemarau penyiraman bisa dilaksanakan sebanyak dua kali sehari. Penyiraman yang terlalu banyak mengakibatkan daun menyerap air secara berlebih sehingga kandungan air di dalam daun menjadi banyak. Dengan begitu, ketika suhu udara tinggi, terjadi penguapan yang tinggi dan memicu timbulnya retak di permukaan daun.

Sungkup merupakan teknik melindungi tanaman dari terpaan air hujan secara langsung dan sekaligus mencegah embun menempel pada daun. Daun yang sudah retak bisa mengundang cendawan sehingga mempercepat proses pembusukan pada tanaman.

Pemakaian sungkup sudah terbukti mampu mengurangi kegagalan panen. Hal ini bisa dilihat dari penanaman sayuran di dataran tinggi yang mempunyai suhu tinggi mampu ditekan angka retak daun karena menyungkupkan tanaman.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Sungkup bisa dibuat dari plastik ataupun jaring serangga. Kedua bahan ini mampu menahan laju air hujan yang menerpa tanaman dan sekaligus menghindari tanaman dari terpaan sinar matahari secara langsung.

Sungkup bisa dipasang ketika bibit berumur 7 hari dengan tinggi 5cm—6cm dan terdapat 2—3 helai daun, kemudian dipindahkan ke bedengan untuk dibesarkan. Saat itu sungkup dipasang di atas bedengan dengan memakai kerangka bambu untuk menopang sungkup.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Atasi Retak Daun Saat Proses Tanam dengan Cara Jitu Ini, Mau Tau!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ternyata, Ini Alasan Mengapa Pembudidaya Lele Harus Gunakan Metode Bioflok!

Budidaya Lele Sistem Bioflok

Hadirnya teknologi bioflok menjadi solusi untuk budidaya ikan lele yang lebih higienis dan menghasilkan daging yang lebih kenyal dan bersih. Bioflok merupakan kumpulan beberapa organisme hidup seperti bakteri, jamur, alga, protozoa, dan lainnya yang bermanfaat untuk media budidaya.

Proses kerja bioflok yaitu dengan memanipulasi aktivitas mikroba untuk mengontrol kualitas air dengan cara mentransformasikan amonium menjadi protein mikrobial yang mampu mengurangi sisa pakan dan residu yang ada di dalam air kolam.

Tidak semua pakan yang diberikan akan dimakan oleh ikan yang ada di kolam. Sebagian yang tak termakan akan mengendap di dalam kolam. Ikan lele merupakan ikan karnivora yang memerlukan asupan protein yang tinggi untuk mendukung pertumbuhannya. Sementara, tak semua kandungan protein terserap di dalam tubuh ikan. Kandungan protein yang tak terserap akan terakumulasi ke air dalam bentuk feses dan air urine.

Sisa pakan yang mempunyai kandungan protein tinggi dan dekomposisi metabolit akan menghasilkan produk, yaitu amonia dalam bentuk Total Ammonia Nitrogen (TAN). Amonia bisa menurunkan kualitas air karena bersifat toksik, dan bahkan dapat membunuh ikan.

Baca Juga:
Selain Menghasilkan Minyak, Ternyata Limbah Sawit Juga Bermanfaat Loh!
Pahami Faktor Penting Ini Sebelum Melakukan Budidaya Gurami
Ingin Buat Aquascape, Ini 4 Jenis Tanaman yang Cocok!

Pengendalian amonia dilaksanakan supaya ekosistem air kolam tetap stabil dan kegiatan budidaya berhasil. Metode yang sering dipakai adalah penggantian air secara berkala. Akan tetapi, cara ini membutuhkan air dalam jumlah besar. Tak hanya itu, air limbah ikan cukup berbahaya apabila dilepas ke lingkungan tanpa adanya proses filtrasi.

Proses kerja bioflok cukup sederhana, yaitu hanya mengubah limbah nitrogen yang berpotensi menjadi racun menjadi bakteri yang bisa bermanfaat untuk ikan lele. Bakteri pembentuk flok biopolymer polihidroksil alkanoat akan mengikat senyawa organik dan anorganik yang mengandung senyawa karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), dan nitrogen (N) menjadi massa lumpur (sludge) berupa bioflok.

Sistem bioflok memerlukan pengaerasian dan pengadukan yang kuat untuk menjaga suspensi limbah organik yang berada di kolom air untuk dicerna oleh bakteri. Bakteri heterotof aerobik akan mengolonisasi partikel limbah organik dan menyerap nitrogen, fosfor, dan nutrien lain yang berada di air kolam.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Proses yang dilaksanakan dalam teknologi bioflok berfungsi untuk memperbaiki kualitas air. Partikel flok akan digumpalkan dengan bantuan polisakarida yang dihasilkan oleh bakteri. Bahan-bahan yang tersuspensi di air akan diserap di atas flok bakteri yang terhidrolisis oleh enzim ekstraselulase bakteri. Jadi, bisa disimpulkan proses bioflok di dalam kolam air merupakan biofilter secara langsung tanpa memerlukan filtrasi eksternal.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Ternyata, Ini Alasan Mengapa Pembudidaya Lele Harus Gunakan Metode Bioflok!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3