Ingin Budidaya Jambu Biji Anda Rajin Berbuah, Terapkan Cara Jitu Ini!

Budidaya Jambu Biji

Jambu biji sangat mudah ditemui di Indonesia. Bahkan, banyak orang yang menanamnya di pekarangan rumah. Buah yang sudah masak akan bergelantungan di antara tajuk tanaman sehingga dapat memperindah pekarangan rumah. Buahnya berbentuk hampir bulat, kulit buah berwarna hijau dan daging berwarna merah muda. Ada beberapa cara untuk membuat jambu biji rajin berbuah.

> Lakukan Penyiraman Sebanyak Satu Kali Sehari

Setelah dua minggu pertama bibit ditanam pada media tanam, penyiraman bisa dilaksanakan sebanyak satu kali sehari dan sebaiknya dikerjakan pada sore hari. Semakin pohon tumbuh besar, frekuensi penyiraman akan semakin berkurang, misal selama dua hari sekali.

Pada pohon yang ditanam dalam pot, penyiraman tetap perlu dilaksanakan pada saat musim hujan dan ketika musim kemarau. Penyiraman dilaksanakan sebanyak dua kali sehari supaya jambu biji rajin berbuah.

> Berikan Pupuk yang Teratur

Supaya kandungan organik serta kondisi tanah terjaga dengan baik, berikan pupuk yang sesuai, yakni pupuk NPK seimbang setiap 3—4 bulan sekali dan berikan pupuk kandang setiap enam bulan sekali. Pupuk kandang yang digunakan untuk tanaman di pot sebanyak 3 kg per pot, sedangkan untuk tanaman yang ditanam di tanah diberikan sebanyak 15 kg per pot.

Baca Juga:
5 Tahapan Sukses Dalam Pembenihan Lobster, Mau Tau?
Teknik Pemasaran Sayur Organik Ala Milenial, Harus Dicoba Nih!
Atasi Retak Daun Saat Proses Tanam dengan Cara Jitu Ini, Mau Tau!

> Potong Cabang

Ketika memasuki musim awal berbuah, potong cabang pohon yang subur untuk membentuk struktur pohon terbuka. Yang nantinya akan menghasilkan buah sangat baik dan cabang akan cepat dewasa. Pangkaslah cabang atau ranting yang sudah terlihat tua, apalagi cabang yang terlihat sedang sakit.

Kerjakan proses pemangkasan ringan secara rutin dan berulang-ulang untuk memicu pohon menghasilkan pucuk sepanjang tahun. Pemangkasan cabang dilaksanakan dengan memangkas dari ujung cabang sepanjang 10cm — 20cm untuk memicu munculnya tunas dan bunga.

Apabila panen sudah berlangsung, pangkas pohon supaya ketika musim panen berikutnya buah yang tumbuh serentak dan menghasilkan panen yang maksimal.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

> Penjarangan Buah

Laksanakan penjarangan buah yang tumbuh di bagian samping-samping pohon dan membiarkan buah yang tumbuh di tengah pohon.

> Lakukan Pembungkusan Buah

Buah yang sudah matang rawan terkena serangan hama hewan seperti codot. Untuk menghindarinya, buah yang akan masak harus dibungkus dengan kantung kertas atau plastik.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Ingin Budidaya Jambu Biji Anda Rajin Berbuah, Terapkan Cara Jitu Ini!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Atasi Retak Daun Saat Proses Tanam dengan Cara Jitu Ini, Mau Tau!

Plastik Penutup Tanaman

Pasar umumnya menolak sayuran yang kondisi daunnya retak. Dan bahkan, ada daun sayuran bisa robek di beberapa bagian. Retak daun memang bisa timbul ketika masih masa penanaman. Yang awalnya retakan halus, sampai akhirnya sesudah sekitar 4—5 hari daun akan patah. Akibatnya ketika proses penyortiran, daun tersebut tak bisa digunakan. Solusi mengatasi retak daun bisa dilaksanakan proses penyungkupan.

Retak yang terjadi di daun bisa diakibatkan oleh banyak faktor. Salah satunya yaitu tindakan pemupukan unsur nitrogen yang berlebihan. Faktor tanah juga bisa menjadi pendukung retak pada daun menjadi parah. Salah satunya, kondisi tanah yang memiliki tingkat kelembapan terlalu tinggi akibat terlalu berlebihan ketika melaksanakan proses penyiraman.

Oleh sebab itu, penting memberikan pupuk dengan unsur antara nitrogen, fosfor, dan kalium yang berimbang. Bukan hanya itu, penting untuk memahami teknik penyiraman yang tepat. Penyiraman yang tepat harus menyesuaikan dengan kondisi cuaca serta suhu yang sedang terjadi.

Baca Juga:
Ternyata, Ini Alasan Mengapa Pembudidaya Lele Harus Gunakan Metode Bioflok!
Selain Menghasilkan Minyak, Ternyata Limbah Sawit Juga Bermanfaat Loh!
Pahami Faktor Penting Ini Sebelum Melakukan Budidaya Gurami

Pada saat musim hujan, penyiraman tak perlu dilaksanakan setiap hari. Akan tetapi, pada musim kemarau penyiraman bisa dilaksanakan sebanyak dua kali sehari. Penyiraman yang terlalu banyak mengakibatkan daun menyerap air secara berlebih sehingga kandungan air di dalam daun menjadi banyak. Dengan begitu, ketika suhu udara tinggi, terjadi penguapan yang tinggi dan memicu timbulnya retak di permukaan daun.

Sungkup merupakan teknik melindungi tanaman dari terpaan air hujan secara langsung dan sekaligus mencegah embun menempel pada daun. Daun yang sudah retak bisa mengundang cendawan sehingga mempercepat proses pembusukan pada tanaman.

Pemakaian sungkup sudah terbukti mampu mengurangi kegagalan panen. Hal ini bisa dilihat dari penanaman sayuran di dataran tinggi yang mempunyai suhu tinggi mampu ditekan angka retak daun karena menyungkupkan tanaman.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Sungkup bisa dibuat dari plastik ataupun jaring serangga. Kedua bahan ini mampu menahan laju air hujan yang menerpa tanaman dan sekaligus menghindari tanaman dari terpaan sinar matahari secara langsung.

Sungkup bisa dipasang ketika bibit berumur 7 hari dengan tinggi 5cm—6cm dan terdapat 2—3 helai daun, kemudian dipindahkan ke bedengan untuk dibesarkan. Saat itu sungkup dipasang di atas bedengan dengan memakai kerangka bambu untuk menopang sungkup.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Atasi Retak Daun Saat Proses Tanam dengan Cara Jitu Ini, Mau Tau!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3