5 Tahapan Sukses Dalam Pembenihan Lobster, Mau Tau?

Tips Budidaya Lobster

Usaha pembenihan lobster air tawar merupakan langkah awal untuk mendapatkan benih berkualitas. Benih lobster memang banyak dijual, tetapi kualitas benih tidak bisa diketahui dengan pasti. Benih yang dibeli di pasaran biasanya hanya bisa dinilai dari penampakan luar dan bobot badan.

Penting untuk mengetahui umur dan data induk benih lobster. Hal ini karena kedua hal tersebut dapat memengaruhi kualitas pertumbuhan dari benih lobster itu sendiri, seperti tingkat pertumbuhan benih. Usaha pembenihan lobster bisa dibilang cukup rumit. Pasalnya, perlu dilakukan dengan benar dan sesuai dengan stadia benih yang digunakan. Berikut ini tahapan pembenihan lobster untuk menghasilkan lobster berkualitas.

* Pengadaaan dan Pemilihan Induk Lobster

Tahapan usaha untuk melakukan pembenihan lobster air tawar itu diawali dengan pengadaan induk. Induk yang digunakan pun tidak bisa sembarangan. Oleh karena itu, selain mengadakan induk, Anda juga harus melakukan pemilihan calon induk yang baik.

Induk yang dipilih harus memiliki catatan yang baik. Catatan ini meliputi umur dan ukuran, induk harus berasal dari proses seleksi yang terprogram, induk berasal dari hasil silangan, silsilah induk tetua harus diketahui, induk sudah diaklimatisasi, induk domestik, dan nafsu makan induk tinggi.

Baca Juga:
Teknik Pemasaran Sayur Organik Ala Milenial, Harus Dicoba Nih!
Atasi Retak Daun Saat Proses Tanam dengan Cara Jitu Ini, Mau Tau!
Ternyata, Ini Alasan Mengapa Pembudidaya Lele Harus Gunakan Metode Bioflok!

* Aklimatisasi

Selanjutnya, induk yang sudah dipilih harus diaklimatisasi dengan lingkungan kolam terlebih dahulu. Tujuan dari aklimatisasi adalah untuk menekan angka kematian induk, terutama pada saat awal penebaran.

Sebelum dilakukan aklimatisasi, perhatikan asal induk dan perlakuan induk saat dikirim. Saat aklimatisasi, lobster tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung agar lobster tidak stres. Dengan aklimatisasi, angka kematian lobster dapat ditekan hingga 20 persen.

* Pembenihan di Kolam

Perkawinan induk tidak terlalu sulit ketika seluruh kriteria pemilihan sudah terpenuhi. Perkawinan dapat dilakukan langsung di kolam tanah ataupun di kolam semen. Induk yang sudah bertelur akan ditandai dengan sering berdiam diri dibandingkan lobster lain dan melipat tubuhnya ke dalam hingga ke kaki ke lima.

Jika mendapatkan induk yang sudah bertelur, segera pindahkan ke kolam tanah agar mendapatkan pakan alami yang lebih banyak. Benih akan menetas sekitar 1 bulan berikutnya. Benih yang sudah menetas masih akan menempel dengan induknya. Sebab, mereka masih membutuhkan makanan berupa lendir yang ada pada tubuh induk.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

* Perontokan Benih

Ketika 8—15 hari setelah menetas, larva tersebut sudah memiliki bentuk seperti induknya dan sudah bisa mencari perlindungan. Pada tahap ini, juvenile atau benih dapat dibantu untuk dilepaskan dari induknya dengan cara perontokan benih. Perontokan benih baru dapat dilakukan setelah dua minggu saat benih pertama lepas dari gendongan induknya.

* Pemeliharaan Benih

Pemeliharaan benih dapat dilakukan selama 3,5—4 bulan setelah induk berpindah ke kolam tanah. Saat memelihara benih, Anda harus memerhatikan seluruh kualitas air harus berjalan dengan baik.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “5 Tahapan Sukses Dalam Pembenihan Lobster, Mau Tau?” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ternyata, Ini Alasan Mengapa Pembudidaya Lele Harus Gunakan Metode Bioflok!

Budidaya Lele Sistem Bioflok

Hadirnya teknologi bioflok menjadi solusi untuk budidaya ikan lele yang lebih higienis dan menghasilkan daging yang lebih kenyal dan bersih. Bioflok merupakan kumpulan beberapa organisme hidup seperti bakteri, jamur, alga, protozoa, dan lainnya yang bermanfaat untuk media budidaya.

Proses kerja bioflok yaitu dengan memanipulasi aktivitas mikroba untuk mengontrol kualitas air dengan cara mentransformasikan amonium menjadi protein mikrobial yang mampu mengurangi sisa pakan dan residu yang ada di dalam air kolam.

Tidak semua pakan yang diberikan akan dimakan oleh ikan yang ada di kolam. Sebagian yang tak termakan akan mengendap di dalam kolam. Ikan lele merupakan ikan karnivora yang memerlukan asupan protein yang tinggi untuk mendukung pertumbuhannya. Sementara, tak semua kandungan protein terserap di dalam tubuh ikan. Kandungan protein yang tak terserap akan terakumulasi ke air dalam bentuk feses dan air urine.

Sisa pakan yang mempunyai kandungan protein tinggi dan dekomposisi metabolit akan menghasilkan produk, yaitu amonia dalam bentuk Total Ammonia Nitrogen (TAN). Amonia bisa menurunkan kualitas air karena bersifat toksik, dan bahkan dapat membunuh ikan.

Baca Juga:
Selain Menghasilkan Minyak, Ternyata Limbah Sawit Juga Bermanfaat Loh!
Pahami Faktor Penting Ini Sebelum Melakukan Budidaya Gurami
Ingin Buat Aquascape, Ini 4 Jenis Tanaman yang Cocok!

Pengendalian amonia dilaksanakan supaya ekosistem air kolam tetap stabil dan kegiatan budidaya berhasil. Metode yang sering dipakai adalah penggantian air secara berkala. Akan tetapi, cara ini membutuhkan air dalam jumlah besar. Tak hanya itu, air limbah ikan cukup berbahaya apabila dilepas ke lingkungan tanpa adanya proses filtrasi.

Proses kerja bioflok cukup sederhana, yaitu hanya mengubah limbah nitrogen yang berpotensi menjadi racun menjadi bakteri yang bisa bermanfaat untuk ikan lele. Bakteri pembentuk flok biopolymer polihidroksil alkanoat akan mengikat senyawa organik dan anorganik yang mengandung senyawa karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), dan nitrogen (N) menjadi massa lumpur (sludge) berupa bioflok.

Sistem bioflok memerlukan pengaerasian dan pengadukan yang kuat untuk menjaga suspensi limbah organik yang berada di kolom air untuk dicerna oleh bakteri. Bakteri heterotof aerobik akan mengolonisasi partikel limbah organik dan menyerap nitrogen, fosfor, dan nutrien lain yang berada di air kolam.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Proses yang dilaksanakan dalam teknologi bioflok berfungsi untuk memperbaiki kualitas air. Partikel flok akan digumpalkan dengan bantuan polisakarida yang dihasilkan oleh bakteri. Bahan-bahan yang tersuspensi di air akan diserap di atas flok bakteri yang terhidrolisis oleh enzim ekstraselulase bakteri. Jadi, bisa disimpulkan proses bioflok di dalam kolam air merupakan biofilter secara langsung tanpa memerlukan filtrasi eksternal.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Ternyata, Ini Alasan Mengapa Pembudidaya Lele Harus Gunakan Metode Bioflok!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Pahami Faktor Penting Ini Sebelum Melakukan Budidaya Gurami

Budidaya Ikan Gurame

Budidaya gurami sangat lumrah dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia. Ikan air tawar ini menjadi primadona sebab rasanya yang enak dan dagingnya yang tebal. Bukan hanya itu, harga jual ikan gurami juga cukup tinggi sehingga menjadi pertimbangan tersendiri bagi para pembudidayanya. Supaya sukses berbisnis, Anda harus pahami hal-hal penting ini sebelum memulai budidaya gurami.

Apabila Anda ingin membudidayakan gurami, ada beberapa hal yang harus diketahui terlebih dulu. Dengan demikian, Anda juga bisa mempertimbangkan berbagai keuntungan dan hal-hal yang memengaruhi produktivitas gurami ini sendiri.

Untuk yang pertama, ikan gurami termasuk ikan dengan pertumbuhan yang cenderung cukup lambat. Jika dibandingkan dengan ikan jenis lain, ikan ini termasuk lambat. Akan tetapi, sekarang sudah banyak bibit ikan gurami unggul yang bisa dipanen dalam kurun waktu 3-4 bulan.

Jenis ikan gurami juga sangat beragam. Mulai dari gurami angsa atau soang, jepun, blue saphire, bastar, paris, kapas, porselin, sampai dengan gurami batu. Apabila Anda ingin melaksanakan budidaya gurami untuk dikonsumsi, pilihlah gurami dengan karakteristik produktivitas yang tinggi, mampu menghasilkan banyak telur, cepat besar, dan mempunyai daya jual tinggi.

Baca Juga:
Ingin Buat Aquascape, Ini 4 Jenis Tanaman yang Cocok!
Mengulik 5 Jenis Teh Termahal di Dunia, Mau Tau?
Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!

Umumnya ikan gurami hidup di area sungai dan rawa. Budidaya gurami dilaksanakan di air tawar dengan ketinggian sekitar 50—600 mdpl. Akan tetapi, ikan ini mempunyai kemampuan adaptasi yang tinggi jadi pada daerah dengan tingkat keasinan sedikit tinggi masih bisa ditolerir oleh ikan gurami. Lebih baiknya, tetap menggunakan air tawar untuk hasil maksimal.

Ketika bertelur, induk gurami akan menyimpan dan melindungi telur-telurnya dalam sarang yang dibuat sendiri. Induk jantan ataupun betina akan membuat sarang ini bersama-sama dari potongan rumput, tanaman, atau serabut lain yang bisa dikumpulkan. Sarang ini berukuran berkisar 30—35 cm dan terdapat pada kedalaman 30 cm. Ikan gurami umumnya akan memijah pada musim kemarau.

Mengenai pakan, gurami merupakan hewan omnivora alias pemakan segala. Namun, benih gurami memiliki beberapa pakan kesukaan antara lain larva serangga, udang-udangan, zooplankton, dan cacing sutera.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Ikan gurami yang sudah besar cenderung menyukai pakan berupa daun-daunan yang tumbuh di air. Pakan ini masih bisa disesuaikan dengan lokasi hidupnya. Jika Anda memelihara gurami di kolam, Anda bisa memberi mereka pakan berupa pelet.

Lingkungan yang ideal untuk budidaya gurami adalah pada suhu 24—28 derajat Celcius. Kandungan oksigen terlarut antara 3—5 ppm dan keasaman berkisar pada pH 7—8. Gurami kurang peka pada keberadaan senyawa beracun. Oleh karena itu, keberadaan amoniak, amonium, ataupun asam sulfida tidak begitu berpengaruh pada hidup gurami.

Keunggulan lain dari ikan gurami adalah ia mampu bertahan pada lingkungan dengan jumlah oksigen yang kritis. Bahkan, gurami mampu bertahan pada air dengan kadar karbondioksida yang sangat tinggi hingga 100 ppm. Kelebihan ini ditunjang oleh adanya labirin pada insangnya.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Pahami Faktor Penting Ini Sebelum Melakukan Budidaya Gurami” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ingin Buat Aquascape, Ini 4 Jenis Tanaman yang Cocok!

Tanaman Aquascape

Terdapat banyak jenis tanaman aquascape yang dapat Anda pilih untuk membuat akuarium tampak lebih indah. Dari banyaknya jenis tanaman tersebut, paling tidak ada 4 tanaman aquascape yang cukup banyak dipilih.

Dwarf Baby Tears

Dwarf Baby Tears

Tanaman ini mempunyai nama Latin Hemianthus callitrichoides. Dwarf baby tears mulai populer sejak diperkenalkan pada 2000-an di Indonesia dari daerah asalnya di Kuba. Tak butuh waktu lama bagi tanaman ini untuk melejit karena dwarf baby tears memang mempunyai keunikan dan keindahan tersendiri.

Tanaman ini mempunyai bentuk daun yang kecil dan padat. Selain itu, dwarf baby tears ini memiliki tingkat pertumbuhan yang sedang dan ketinggiannya rendah. Tanaman ini butuh cahaya yang banyak, tetapi dapat tumbuh juga pada cahaya sedang.

Hygrophila Polyserma

Hygrophila Polyserma

Keunggulan Hygrophila polyserma adalah tanaman yang tidak mementingkan cahaya. Selama masih ada cahaya, dengan intensitas yang tinggi ataupun rendah, tanaman ini akan tetap tumbuh dengan baik. Jadi, apabila Anda pemula dalam bidang aquascape, Anda dapat memulainya dengan menanam Hygrophilla polyserma ini.

BACA JUGA:
Mengulik 5 Jenis Teh Termahal di Dunia, Mau Tau?
Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!
Yuk Intip Inovasi & Teknologi Bidang Peternakan di Belanda

Windelov

Windelov

Tanaman windelov diambil dari nama seorang penemu tropica aquascape, yakni Holge Windelov. Nama Latin dari tanaman aquascape ini sendiri adalah Microsorum pteropus dan sudah banyak dibudidayakan oleh penikmat aquascape.

Ciri utama tanaman windelov adalah ujungnya yang bercabang dan berbentuk unik. Bentuk unik inlah yang menjadikannya salah satu tanaman aquascape paling diminati di dunia. Tinggi tanaman ini dapat mencapai 20 cm. Begitu pula lebar tanaman yang satu ini. Tidak hanya itu, keunggulan windelov juga terdapat dari segi perawatannya yang mudah.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Java Moss

Java Moss

Terakhir, ada jenis tanaman aquascape yang berasal dari Asia Tenggara. Nama ilmiah java moss adalah Taxiphyllum barbieri. Jenis tanaman ini juga termasuk mudah dari segi perawatannya. Tak heran, banyak pelaku aquascape yang menggunakan tanaman ini untuk mempercantik akuarium mereka.

Java moss tidak bisa tumbuh secara emersed, yaitu teknik menanam tanaman aquascape dengan cara kering (tidak didalam air). Dibanding jenis tanaman lain, tingkat pertumbuhannya tergolong lambat. Namun, java moss tidak memerlukan banyak karbon dioksida ataupun cahaya dengan intensitas yang tinggi.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Ingin Buat Aquascape, Ini 4 Jenis Tanaman yang Cocok! dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Intip Inovasi & Teknologi Bidang Peternakan di Belanda

Peternakan Apung

Apakah pernah terpikir di benak Anda akan adanya peternakan apung yang terletak di atas air? Sekarang, hal tersebut bukan mustahil dilaksanakan. Peternakan apung berhasil dilaksanakan untuk pertama kalinya di Pelabuhan Rotterdam, Belanda.

Minke Van Wingerden adalah seorang pebinis yang merupakan warga negara Belanda yang membuat peternakan apung pertama tersebut. Peternakan yang dimilikinya memang masih berskala kecil. Akan tetapi, teknologi yang dipakai untuk mengaturnya sudah termasuk canggih dan sekarang sedang diuji coba.

Motivasi Van Wingerden membuat peternakan apung ini cukup sederhana. Menurutnya, bagian terluas dari bumi yaitu air. Oleh sebab itu, ia ingin memanfaatkan perairan sebagai lahan untuk memproduksi makanan sehat dan segar. Lokasi yang dipilih juga terjangkau dengan akses masyarakat yang merupakan target konsumennya.

Jenis ternak yang dibudidayakan oleh wanita tersebut yaitu sapi. Ada 32 ekor sapi penghasil susu yang diternakkan secara terapung. Lokasi ini sendiri dipilih sebab sangat jauh dari ladang rumput seperti kebanyakan peternakan sapi pada umumnya. Hal ini karena Rotterdam lebih dikenal sebagai kawasan industri.

BACA JUGA:
Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau?
Yuk Mengenal Jenis Alat Tulis yang Bisa Ditanam, Apa Itu?
12 Cara Jitu Perawatan Bibit Ikan Lele Saat Musim Hujan

Ide dibuatnya peternakan apung ini sendiri sudah tercetus sejak 2012. Awalnya, makanan diproduksi dan disimpan dalam rak. Karena ada bencana badai, akhirnya tercetuslah untuk sekaligus menanam makanan langsung di ladang tersebut.

Kini, peternakan apung tersebut sudah dihuni oleh 32 ekor sapi. Mereka tampak tidak terganggu dengan kesibukan yang berada di kawasan pelabuhan tersebut. Di atas peternakan apung, tampak sapi-sapi melakukan kegiatan selayaknya sapi pada umumnya. Mereka mengonsumsi makanan berupa campuran rumput, jerami, dan sisa produksi bir. Selain itu, di bangunan tersebut mereka juga dapat beristirahat dengan tenang.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Di bangunan yang sama, terdapat fasilitas pemrosesan susu dan kotoran sapi. Tepatnya, kedua bagian tersebut terletak di dek paling bawah yang sekaligus menjadi pintu masuk bagi pengunjung yang akan berkunjung ke toko.

Di dekat dermaga, ada padang rumput yang disediakan agar sapi-sapi dapat berpindah ke lahan kering. Beragam teknologi yang bisa Anda temukan di peternakan ini antara lain sistem pemberian pakan secara otomatis, robot yang mengambil kotoran sapi, stasiun pembersih sapi, dan aplikasi yang dapat diakses di smartphone untuk mengetahui aktivitas sapi.

Teknologi yang ada di bangunan apung digerakkan oleh listrik yang berasal dari panel surya. Selain itu, bagian atapnya juga dapat digunakan untuk menampung air hujan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Yuk Intip Inovasi & Teknologi Bidang Peternakan di Belanda dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Mengenal Jenis Alat Tulis yang Bisa Ditanam, Apa Itu?

Pensil Fabula

Jual Waring Ikan Kualitas Terbaik – Lim Corporation

Tak disangka-sangka alat tulis seperti pulpen dan pensil ternyata bisa menjadi benda penyumbang sampah plastik. Akan tetapi berbeda dengan Fabula Organic Pencil. Fabula ini merupakan jenis pensil non plastik yang terbuat dari hasil daur ulang bahan-bahan organik.

Sekilas bentuk dari pensil ini terlihat seperti pensil kayu pada umumnya. Tetapi bila diselisik, pensil Fabula ini terbuat dari hasil daur ulang kopi, teh dan kelopak bunga. Bahan atau komponen daur ulangnya diambil dari sisa ampas kopi dan teh yang banyak ditemukan di kedai atau kafe. Dan sedangkan untuk material kelopaknya diambil dari sampah kelopak bunga yang ada di toko-toko bunga.

Bukan hanya dipakai untuk keperluan pribadi, Fabula juga cocok menjadi hadiah atau kenang-kenangan dalam kegiatan seminar, bisnis, konfrensi dan juga pertemuan. Di dalam situs resminya, fabulaorganicpencil.com mengklaim bahwa pensil ini tahan lama, mempunyai grafit yang berkualitas dan nyaman dipakai.

Sama seperti yang dilansir dalam situs total-croatia-news.com, Fabula dibuat oleh seorang pebisnis berkebangsaan Croatia yang bernama Mateja Kuhar. Sejak kecil Mateja gemar sekali menulis. Seiring bertambahnya usia, obsesi Mateja pada alat tulis semakin membesar. Kecintaan Mateja pada alat tulis ia wariskan dari sang kakek yang juga menggemari alat tulis dan perlengkapan kantor.

BACA JUGA:
12 Cara Jitu Perawatan Bibit Ikan Lele Saat Musim Hujan
Revolusi Industri 4.0 Membuat Petani Lebih Tenang saat Budidaya, Kok Bisa?
Pusing Atasi Gulma di Pekarangan, Coba Cara Ampuh Ini

Inspirasi dan inovasi Mateja untuk membuat pensil ini muncul pada saat salah seorang teman Mateja menggambarkan sebuah sketsa memakai pensil kayu berukuran besar. Ketika itulah ia mulai berpikir untuk menciptakan pensil yang unik dan bisa dipakai secara berkelanjutan.

Pensil ini mempunyai panjang 16 cm dengan diameter 1 cm. Bukan hanya itu, ampas rautan pensil ini bisa dimanfaatkan sebagai pupuk untuk menyuburkan tanaman.

Dan uniknya lagi, pada ujung atas pensil ada bibit yang bisa ditanam juga. Cara menanam pensil Fabula pun gampang. Pensil yang berukuran pendek direndam ke dalam air hangat yang sudah diukur sesuai dengan batas garis hijau pada pensil. Diamkan pensil tersebut sampai melunak. Apabila sudah melunak, air rendamannya akan terlihat berwarna cokelat seperti air teh. Dan kemudian, siram atau semprotkan air rendaman tersebut secara merata ke media tanah yang sudah disediakan. Tunas tanaman baru akan muncul sekitar 10-14 hari.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Walaupun produk ini terlihat sederhana, tetapi butuh waktu 2 tahun untuk mengembangkan pensil ini menjadi produk yang bisa dijual di pasaran Eropa. Mulai dari membuat rancangan awal, mengembangkan manufaktur dan menyiapkan hak paten secara internasional. Menciptakan suatu inovasi dibutuhkan kesabaran, pengorbanan dan kerja keras yang nantinya akan berbuah manis. Fabula sudah memperoleh berbagai penghargaan sebagai produk inovasi ramah lingkungan, seperti di Red Dot Award di tahun 2016 dan A’Design Award.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Yuk Mengenal Jenis Alat Tulis yang Bisa Ditanam, Apa Itu?” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

12 Cara Jitu Perawatan Bibit Ikan Lele Saat Musim Hujan

Budidaya Ikan Lele

Jual Waring Ikan Berkualiatas – Lim Corporation

Dalam usaha ternak bibit lele saat ini sudah semakin popular hari demi hari. Sebab ikan lele merupakan salah satu lauk yang sangat disukai beragam kalangan untuk disajikan diatas meja makan mereka. Apabila Anda yang sedang ternak bibit lele wajib menjalani perawatan secara maksimal, sebab ternak bibit lele ini bisa terpengaruh dengan kondisi lingkungan sekitar. Untuk itu pada kesempatan kali ini akan kami bahas mengenai efek lele terkena air hujan.

Pada umumnya ketika musim hujan banyak benih lele mengalami kematian ketika dilaksanakan proses penebaran awal bibit lele, hal tersebut terjadi sebab air hujan bisa meningkatkan kadar asam pada kolam tersebut.

Proses perawatan secara khusus di musim hujan dengan frekuensi serta tingkat curah hujan naik yang tajam dan juga beragam penyakit gampang mempengaruhi kesehatan bibit lele. Jika tak memahami, khsususnya untuk Anda yang baru terjun ke ternak lele bisa beresiko kegagalan dalam upaya pembesaran bibit lele.

Ketika musim hujan kalian wajib menyiapkan tempat yang paling baik untuk tempat budidaya lele, kondisi kolam saat musim hujan berperan penting untuk mempertahankan usaha lele kalian.

Cara Mengatasi Efek Lele Terkena Air Hujan

1. Pilih Kolam yang Jauh dari Banjir
Besar kemungkinan Anda tidak bisa memperkirakan dengan pasti bahwa banjir akan datang kapan saja dan di area mana saja. Untuk itu, sebelum Anda melaksanakan usaha ternak lele, wajib bagi Anda untuk tahu lokasi kolam yang paling baik yakni yang rendah risikonya pada banjir.

Bukan hanya lokasinya jauh dari banjir, pilihlah kolam yang terletak di lingkungan terbuka khususnya di area yang hijau sebab kondisi kolam yang paling berpengaruh pada kesehatan bibit lele Anda, lingkungan hijau ini menandakan ada peresaan air yang bagus, jadi mencegah banjir di kolam bibit lele kalian.

2. Lindungi Kolam dari Lubang
Di musim hujan ini sangat rentan mengalami peningkatan jumlah air pada kolam karena curah air yang meningkat, jika ada lubang sekecil apa saja mungkin bisa membesar karena tekanan air. Maka pastikan kolam Anda yang akan digunakan untuk bibit lele ini aman dan tak berlubang. Jika sampai ada yang berlubang maka risikonya seluruh bibit lele kalian akan hilang dan terbawa oleh arus lubang tersebut.

BACA JUGA:
Pusing Atasi Gulma di Pekarangan, Coba Cara Ampuh Ini
Mengenal Jenis Ikan Gurame yang Sering Dibudidayakan
Yuk Cari Tau Tentang Sistem Pertanian di Dunia!
Ternyata, Ini Dampak Negatif Konsumsi Kangkung yang Berlebihan

3. Kedalaman Air Kolam pada Musim Hujan Maksimal 2 Kaki
Pada umumnya kolam bibit lele memiliki kedalaman 4 kaki, di waktu musim hujan usahakan kedalaman kolam maksimal 2 kaki supaya ketika hujan, air kolam tak akan meluap dan air yang meluap ini bisa berisiko menghanyutkan bibit lele Anda.

4. Berilah Vitamin C
Tujuan pemberian Vitamin C ini sangat baik untuk bibit lele Anda ketika musim hujan, karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh pada bibit lele.

5. Berilah Pupuk di Kolam
Pemberian pupuk juga sangat penting untuk kolam bibit lele Anda, supaya tanah bisa menjadi subur serta tidak gampang diserang parasite dan bahkan di musim hujan yang mana kuman akan gampang sekali untuk berkembang. Kondisi kolam yang sehat juga akan mencegah bibit lele Anda pada beragam penyakit.

6. Berilah Pagar serta Jaring
Pagar ini dibutuhkan untuk bibit lele terlindungi dari hewan misalnya ular dan katak diwaktu musim hujan tiba. Katak dan juga ular sering kali berburu di musim hujan untuk mencari makanan, jaring dan pagar ini tidak bisa di tembus atau dimasuki oleh tubuh katak ataupun ular jadi bibit lele akan terhindar dari serangan hewan predator.

7. Berilah Obat Anti Jamur pada Kolam
Ketika musim hujan, obat anti jamur ini bisa Anda berikan pada kolam lele Anda setiap 1 bulan sekali, hal ini sangat penting sebab pada musim hujan sangat gampang memicu jamur karena keadaan udara yang lebih lembab. Jamur ini bisa mengakibatkan kesehatan pada air kolam menurun yang berisiko dan juga berpengaruh pada kesehatan bibit lele Anda.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

8. Jagalah Kebersihan Air
Kondisi air ketika musim hujan akan mudah kotor karena kadar asam meningkat, curah hujan tinggi dan air yang sifatnya lebih asam, maka gantilah air kurang lebih sekitar 15 hari sekali.

9. Memakai Obat Genex
Obat ganex merupakan obat untuk mengeluarkan gas amolak atau gas nitrogen. Gas nitrogen ini gas yang asalnya adari kotoran bibit lele yang bereaksi dengan udara dan kondisi air di kolam. Maka tingkat kelembaban udara juga akan meningkat jadi gas amolak mudah menggumpal.

Waring Ikan
Produsen Waring Ikan Berkualitas

10. Pakailah Penutup Kolam
Untuk tahap ini tujuannya supaya kolam tak bisa terkena air hujan terlalu banyak, dan Anda bisa memakai ketika hujan deras ataupun dalam keadan khusus.

11. Kurangilah Porsi Makanan
Darah lele saat musim hujan akan menjadi lebih asam jadi bibit lele ini akan kurang aktif dan nafsu makan jadi turun, karena itu kurangilah porsi makanan memakai takaran makan tepat supaya tak ada sisa makanan yang akan mengotori kolam, jadi air kolam ini tak akan tercemar.

12. Tambah Garam dalam Kolam
Tujuannya supaya membunuh parasite dan kuman jadi kolam bibit lele Anda dalam keadaan sehat dan bibit lele akan bisa berkembang baik.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “12 Cara Jitu Perawatan Bibit Ikan Lele Saat Musim Hujan” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Pusing Atasi Gulma di Pekarangan, Coba Cara Ampuh Ini

Pengendalian Gulma
Pengendalian Gulma dengan Bahan Alami

Distributor Waring Ikan High Quality – Lim Corporation

Hama pengganggu seperti gulma bisa tumbuh di mana saja. Bukan hanya tumbuh di tanah, hama ini juga bisa tumbuh menyembul dari sela-sela paving. Keberadaan rumput liar ini cukup mengganggu pemandangan, apalagi jika Anda termasuk seorang yang selalu menjaga kerapian taman.

Meskipun sudah dicabut gulma bisa tumbuh lagi dengan sendirinya. Cara-cara yang akan kami bagikan di sini menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah didapat kok. Berikut beberapa cara membasmi rumput liar.

1. Bensin
Agar tak tumbuh lagi bisa memakai bahan kimia yang sangat keras, misalnya bensin. Bensin mengandung zat kimia yang bisa membasmi rumput liar dan mencegahnya tumbuh kembali. Namun, perlu Anda ingat bahwa penggunaan bensin untuk membasmi rumput liar ini dapat mencemari tanah dan tanaman lainnya, kecuali Anda tidak ingin menggunakan tanah tersebut untuk bercocok tanam lagi.

Campurkan bensin jenis apapun dengan garam, pupuk urea, dan sabun cuci (boleh sabun cair cuci piring atau deterjen). Aduk semua bahan tersebut menjadi satu, lalu campurkan dengan air secukupnya. Berikan ramuan bensin ini pada tanaman liar atau gulma dengan cara disemprot, dalam waktu semalam gulma akan mati. Larutan bensin ini bisa menjadi pengganti herbisida jika Anda kesulitan menemukan produk pembasmi gulma tersebut. Racun kimia yang dihasilkan larutan bensin ini hampir sama mematikannya dengan herbisida.

2. Garam
Tak ingin menggunakan bahan-bahan kimia yang berbau menyengat? Tak masalah, karena ada cara membasmi rumput liar agar tidak tumbuh lagi yang mengandalkan bahan alami yang aman, yaitu garam. Umumnya bahan ini Anda manfaatkan untuk memasak sekarang bisa dipakai untuk membasmi rumput liar.

Cara membasmi rumput liar dengan garam sangat mudah karena Anda hanya perlu menaburkan garam secukupnya ke rumput liar dan area sekitarnya. Namun, cara ini tak secepat membasmi rumput liar dengan bensin. Garam akan menyerap kandungan air di rumput liar dan tanah sekitarnya sehingga lama kelamaan rumput liar akan mati karena mengering.

BACA JUGA:
Mengenal Jenis Ikan Gurame yang Sering Dibudidayakan
Yuk Cari Tau Tentang Sistem Pertanian di Dunia!
Ternyata, Ini Dampak Negatif Konsumsi Kangkung yang Berlebihan
Wow! Sistem Ini Mampu Menghemat Air Saat Budidaya Ikan Nila, Bagaimana Caranya?

3. Herbisida
Cobalah menggunakan herbisida untuk membasmi gulma sampai ke akar-akarnya. Herbisida merupakan produk pemberantas gulma yang sering dipakai untuk kebutuhan pertanian. Produk herbisida banyak dijual di toko tanaman dan pertanian.

Herbisida ini akan meracuni gulma dengan masuk melalui daun dan meresap sampai akar gulma. Gulma yang sudah terkontaminasi herbisida akan mati dengan sendirinya. Umumnya rumput liar tak akan tumbuh kembali bila Anda memakai herbisida ini. Apabila tumbuh kembali, butuh waktu yang lama agar bisa tumbuh pasca dibasmi dengan herbisida.

4. Cuka
Jangan bingung mencari cara membasmi rumput liar agar tak tumbuh lagi. Selain garam, Anda juga dapat memanfaatkan cuka yang biasa dipakai untuk makan atau memasak, lho. Cuka atau cairan dengan kandungan asam yang sangat tinggi ini terkenal bisa membasmi gulma hanya dengan satu kali pemakaian saja.

Caranya, Anda harus mencampur cuka dengan sabun cair pencuci piring terlebih dulu. Apabila kedua bahan ini sudah tercampur rata, semprotkan pada rumput liar yang ingin dibasmi. Tidak perlu menyemprot akarnya, cukup semprot daun-daunnya saja. Karena kandungan acetic acid pada cuka akan mematikan rumput liar secara perlahan. Dan sabun cair pencuci piring bisa membuat cuka melekat di dedaunan rumput liar.

5. Air Panas Mendidih
Jika tidak sempat membeli bahan-bahan yang diperlukan untuk membasmi rumput liar, Anda hanya perlu menjaring air sampai mendidih. Kemudian, ketika baru mendidih segera siramkan air panas tersebut ke rumput liar yang ingin dibasmi.

Air panas dengan suhu tinggi yang Anda siramkan akan langsung membunuh rumput liar langsung ke akarnya. Agar lebih hemat penggunaan air dan gas, Anda boleh menggunakan air panas bekas rebusan telur, mie instan, dan lain-lain.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

6. Belerang
Selama ini belerang dikenal sebagai bahan alami yang dapat mengatasi berbagai jenis penyakit kulit. Tetapi, tahukah Anda bahwa belerang juga bisa dimanfaatkan untuk melengkapi cara membasmi rumput liar agar tak tumbuh lagi? Langkah awal Anda harus menyediakan 3 ons belerang, 4 liter air, 2 kg garam, dan 2 botol cuka putih. Setelah itu, bahan yang tersedia ini harus dimasak sampai benar-benar mendidih.

Setelah mendidih, matikan api dan masukkan cuka putih ke dalam bahan-bahan yang sudah direbus tadi. Jika sudah 12 jam, masukkan larutan belerang ini ke dalam spryer. Sesudah itu semprotkan cairan belerang buatan sendiri ini ke rumput liar. Jika masih tersisa, cairan belerang ini bisa disimpan dan dipakai saat gulma tumbuh kembali.

7. Boraks
Jenis bahan ampuh yang bisa Anda pakai untuk membasmi rumput liar sampai ke akarnya. Boraks yaitu senyawa kimia yang cukup terkenal dan bisa diperoleh dengan mudah di Indonesia.

Pemakaian borak untuk membasmi gulma sangat gampang, Anda harus mencampurkan boraks dengan air secukupnya. Pasta dari boraks inilah yang nantinya akan disiramkan ke rumput liar yang tumbuh di sekitar Anda. Bahan ini bisa membasmi rumput liar dan mencegahnya tumbuh lagi di kemudian hari.

8. Baking Soda
Cara membasmi hama supaya tak tumbuh lagi yaitu dengan memanfaatkan baking soda. Seperti ketika Anda menggunakan boraks untuk membasmi rumput liar, Anda pun harus membuat pasta baking soda terlebih dahulu.

Setelah itu, siramkan baking soda ke tanaman liar dan tanah yang ada di sekitarnya. Bahan ini membunuh gulma dengan cara menaikkan tingkat keasaman tanah, pH tanah yang tadinya normal akan berubah menjadi pH basa bila disiram dengan baking soda.

9. Air Kelapa dan Ragi Tape
Jenis gulma ini sangat berbeda-beda. Salah satu jenis rumput liar yang paling sulit dibasmi adalah ilalang. Rumput ini dapat berumbuh dengan sangat cepat dan tentunya membuat kita kerepotan saat harus membersihkannya.

Membasmi rumput liar agar tak tumbuh lagi yaitu dengan memakai air kelapa dan ragi tape. Siapkan 2 liter air kelapa, 60 gr deterjen, 25 butir ragi tape, 1,5 kg pupuk urea, dan 1/4 kg garam. Semua bahan ini dicampur sedikit demi sedikit sehingga menghasilkan racun yang ampuh untuk membasmi rumput liar.

Demikian pembahasan artikel tentang “Pusing Atasi Gulma di Pekarangan, Coba Cara Ampuh Ini”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Mengenal Jenis Ikan Gurame yang Sering Dibudidayakan

Budidaya Gurame
Mengenal Jenis Ikan Gurame yang Sering Dibudidayakan

Salah satu jenis ikan air tawar yang banyak digemari sebagai ikan konsumsi di wilayah Asia Tenggara dan Asia Selatan yaitu gurame. Selain sebagai ikan konsumsi, ikan ini juga dibudidayakan di kolam ataupun di akuarium.

Klasifikasi Ilmiah Dari Ikan Gurame, Yaitu :

* Kingdom : Animalia
* Filum : Chordata
* Kelas : Actinopterygii
* Ordo : Perciformes
* Famili : Osphronemidae
* Genus : Osphronemus
* Spesies : Osphronemus goramy

Ikan gurami mempunyai tubuh yang lebar serta pipih. Gurami ini semula menyebar di daerah pulau sunda besar yaitu di provinsi Sumatera, Jawa dan Kalimantan, tetapi sekarang sudah banyak dibudidaya di berbagai negara di wilayah Asia terutama Asia Tenggara dan Asia Selatan serta Australia.

Ikan gurame banyak hidup di sungai, rawa ataupun kolam termasuk air payau. Gurame ini merupakan jenis ikan omnivora, ikan ini memakan tumbuhan, serangga, ikan kecil serta barang yang membusuk di air.

Ngomong-ngomong tentang ikan gurami! Nih ada beberapa jenis gurame yang cocok dibudidayakan, antara lain:

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Gurame Soang
Gurame Soang yang biasa disebut Gurame Angsa ini merupakan jenis gurame yang asalnya dari Jawa Barat terutama di daerah Ciamis dan sekitarnya sehingga jenis gurame ini juga disebut dengan gurame jawa barat.

Gurame soang mempunyai karakteristik yaitu mempunyai dahi yang menonjol baik jantan maupun betinanya seperti angsa. Gurame jenis ini mempunyai bentuk tubuh pipih dan memanjang, mempunyai warna tubuh kombinasi putih dan hitam dengan bagian ekor ada warna kemerahan yang hanya akan terlihat jelas ketika masih kecil (umurnya kurang dari 1 tahun). Gurame soang bisa tumbuh hingga sepanjang 65cm dengan berat mencapai 8kg.

BACA JUGA:
Yuk Cari Tau Tentang Sistem Pertanian di Dunia!
Ternyata, Ini Dampak Negatif Konsumsi Kangkung yang Berlebihan
Wow! Sistem Ini Mampu Menghemat Air Saat Budidaya Ikan Nila, Bagaimana Caranya?
Intip Kelebihan & Kelemahan Antara Kolam Beton Dengan Kolam Tanah

Gurame Jepun
Gurame jepun yang biasa disebut Gurame jepang ini merupakan jenis gurame yang mempunyai ukuran lebih kecil dibandingkan dengan gurame soang. Ukuran gurame jepun yaitu sekitar 45cm untuk panjangnya dengan bobot sekitar 3kg,5-4kg.

Jenis gurame ini lebih dikenal di daerah Jawa Tengah, dan banyak yang mengatakan bahwa jenis gurame ini merupakan gurame asli Jawa Tengah.

Gurame ini mempunyai warna hitam pekat di bagian atas tubuhnya serta mempunyai sisik putih dengan garis gelap sehingga terlihat seperti keabu-abuan, ketika masih berumur kurang dari 1 tahun, gurame ini terlihat agak berwarna kebiruan.

Gurame Paris
Gurame paris ini mempunyai tubuh berwarna oranye. Akan tetapi, sebetulnya gurame jenis ini mempunyai warna dasar merah cerah hanya saja terdapat warna putih di bagian tubuhnya sehingga tampak berwarna oranye. Berat maksimal untuk ikan gurame paris yaitu berkisar 1,5 kg.

Gurame Bastar
Gurame bastar mempunyai warna abu-abu kehitaman serta berwarna putih pada bagian kepalanya. Gurame jenis ini mempunyai sisik yang lebar serta mempunyai pertumbuhan yang pesat dan cepat.

Gurame Kapas
Gurame jenis ini mempunyai warna putih keperakan terlihat seperti warna kapas dengan sisik yang lebar serta keras/kasar. Pertumbuhan ikan gurame ini cukup pesat dan cepat, ikan ini bisa tumbuh dengan bobot mencapai 1,5kg.

Gurame Bluesafir
Untuk jenis gurame ini mempunyai warna hitam kemerahan, hampir sama dengan gurame lain yang terlihat kemerahan. Ikan gurame bluesafir bisa mencapai panjang maksimal sekitar 35cm dan berat sekitar 4kg.

Gurame Batu
Jenis gurame batu ini paling jarang ditemui karena pembudidayaan ikan ini masih cukup sedikit. Gurame batu mempunyai karakteristik berwarna hitam merata dengan sisik yang keras/kasar.

Gurame ini mempunyai pertumbuhan yang cukup lambat dan ukuran maksimalnya tak terlalu besar. Ketika berumur 1 tahun, ikan ini hanya berbobot sekitar 0,5kg.

Gurame Porselin
Dan untuk jenis gurame porselin mempunyai warna merah muda yang cerah dengan warna putih di bagian bawahnya. Ikan ini mempunyai ukuran kepala yang cukup kecil. Pertumbuhan gurame jenis ini cukup pesat & cepat dengan bobot rata-rata mencapai 2kg.

Demikian artikel pembahasan tentang “Mengenal Jenis Ikan Gurame yang Sering Dibudidayakan”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Cari Tau Tentang Sistem Pertanian di Dunia!

Jenis Sistem Pertanian di Dunia
Yuk Cari Tau Tentang Sistem Pertanian di Dunia!

Pertanian merupakan kegiatan memanfaatkan sumber daya hayati yang dikerjakan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang tergolong dalam pertanian sering disebut orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam serta pembesaran hewan ternak, walaupun cakupannya bisa juga berupa pemanfaatan mikroorganisme serta bioenzim saat proses mengolah produk lanjutan, seperti pembuatan keju dan tempe, atau sekedar ekstraksi semata, seperti penangkapan ikan atau eksploitasi hutan. Karena itu, yuk pelajari beberapa sistem pertanian di dunia.

MACAM-MACAM SISTEM PERTANIAN DI DUNIA

Sistem Pertanian Berpindah

Pertanian berpindah adalah satu diantara yang menerapkan teknologi konservasi dalam pertanian yang lebih berintegrasi dengan sistem alami. Menurut pakar ahli, bahwa dari perspektif sosial budaya, sistem perladangan berpindah umumnya dianggap sebagai satu-satunya sistem pertanian yang sesuai dengan ekosistem hutan tropis. Tak hanya itu, sistem perladangan dari segi ekologi, lebih berintegrasi ke dalam struktur ekosistem alami. Sedangkan dalam hal biodeversiti di dalam sistem pertanian berpindah lebih tinggi dari sistem pertanian permanen seperti sawah.

Dalam pertanian berpindah, tahapan pemberaan adalah persentasi tertinggi dalam proses pemakaian lahan, di mana tanah dipakai dalam waktu periode yang pendek, jadi erosi dan sedimentasi di sungai rendah. Dampak dari proses pemberaan ini yaitu bisa kehilangan nutrient, tetapi cara ini mampu meningkatkan pH yang baik untuk pertumbuhan tanaman, sedangkan kandungan bahan organik disimpan selama pemberaan. Dalam sistem dengan periode pemberaan stabil tak menyebabkan peningkatan CO2 pada atmosfir karena penghutanan kembali. Oleh karena itu, sistem pertanian berpindah bisa dijadikan alternatif sistem agrikulture yang permanen di wilayah tropis basah.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pertanian berpindah adalah suatu sistem yang dibangun sesuai pengalaman masyarakat dalam mengolah lahan dan tanah yang dipraktekan secara turun menurun. Berbagai hasil penelitian akan menghasilkan suatu yang positif dan negatif. Secara negatif, perladangan berpindah dianggap mengakibatkan penggundulan hutan dan erosi tanah yang sangat kritis. Tuduhan yang paling sering, ketika kebakaran hutan di Kalimantan, salah satu yang dianggap menjadi sebab yaitu sistem pertanian berpindah. Dan dari segi produktivitas dianggap sangat rendah jika dibandingkan dengan resiko lingkungan yang akan terjadi. Meski begitu, sisi positif yaitu sistem pertanian berpindah ini lebih akrab dengan sistem alami yang tentunya lebih adaptif, sebab mempertahankan struktur alami daripada melakukan perubahan ekosistem yang baru.

Dalam pertanian, secara teknologi bisa dilihat dari cara-cara dimana lingkungan secara artifisial dimodifikasi dan mencakup perawatan tanaman, tanah, hama, dan lain-lain, yang berhubungan sangat kompleks.

Pertanian berpindah ini juga yaitu sistem pertanian yang terintegrasi dan berkesinambungan dalam ruang dan waktu. Sistem pertanian ini dikerjakan secara berpindah-pindah sebagai ciri utama kearifan ekologi, dari lokasi lahan ladang yang satu ke lokasi lahan ladang berikutnya untuk mengistirahatkan tanah lahan pertanian yang sudah diolah beberapa kali dalam siklus tahun untuk jangka waktu yang ideal.

Baca Juga:
Ternyata, Ini Dampak Negatif Konsumsi Kangkung yang Berlebihan
Wow! Sistem Ini Mampu Menghemat Air Saat Budidaya Ikan Nila, Bagaimana Caranya?
Intip Kelebihan & Kelemahan Antara Kolam Beton Dengan Kolam Tanah

Sistem Pertanian Keluarga

Dalam pertanian keluarga, hak milik dan hak pakai ada di tangan setiap keluarga. Pengelolaan dan pekerjaan dilaksanakan oleh keluarga yang mempunyai lahan pertanian, dan dengan demikian tak terkait pada kelompok sosial yang lebih besar.

Adanya korelasi diantara besarnya pertanian dan kemampuan tenaga kerja. Keadaan ideal yaitu jika pertanian itu cukup besar bagi keluarga itu untuk melaksanakan semua pekerjaan sendiri dan bisa memenuhi segala kebutuhan. Apabila luas pertanian cukup dan bisa memenuhi kebutuhan keluarga tani, maka pertanian keluarga yaitu sistem yang stabil dengan perbedaan sosial yang kecil, jadi sangat cocok bagi kegiatan koperasi. Dengan mendidik dan memberikan persiapan kepada ahli waris yang meninggalkan bidang pertanian, sistem ini memberikan manfaat yang cukup berarti kepada sektor ekonomi lainnya.

Di daerah pertanian pada beberapa negara maju, kesempatan kerja di luar sektor pertanian juga umumnya terbuka jadi macam kegiatan sampingan dan pertanian sampingan semakin meningkat. Yang artinya satu atau beberapa anggota keluarga mencari pekerjaan di luar bidang pertanian. Biasanya di negara-negara maju, pertanian komersial yang maju asalnya dari pertanian keluarga yang mempunyai ciri komersial. Pertanian keluarga sebagian besar ada di pulau Jawa. Lahan cenderung sempit serta mengikutsertakan keluarga sebagai tenaga kerja.

Sistem Pertanian Feodalistik

Arti feoddalisme disini dikaitkan dengan stratifikasi sosial yang ditandai dengan perbedaan kekayaan, kekuasaan dan martabat. Diantara minoritas yang terdiri dari pemilik lahan yang besar dan mayoritas terdiri dari mereka yang tak mempunyai lahan atau mempunyai lahan sempit, ada hak dan kewajiban yang mengikat, tetapi sangat tak seimbang.

Untuk pertanian feodalistik bisa terjadi jika di dalam suatu daerah ada banyak kepemilikan lahan sempit dan petani yang tak punya lahan, umumnya banyak ditemukan disebagian besar pulau Jawa. Kondisi ini cenderung menimbulkan feodalistik persewaan, petani yang mempunyai lahan luas menyewakan sebagian lahannya kepada penggarap.

Sistem Pertanian Kapitalistik

Bermacam bentuk pertanian dengan ciri kapitalistik berkembang di seluruh bagian dunia. Tipe pertanian kapitalistik yang paling penting di negara yang sedang berkembang yaitu perkebunan. Untuk itu perkebunan adalah sebuah pertanian berskala besar yang mengutamakan tanaman tahunan contohnya pohon, semak atau perdu, seringkali sistem penanamannya satu jenis.

Umumnya hasil tanam diolah secara industri di pabrik pengolahan perkebunan itu sendiri dan diarahkan untuk ekspor misalnya tebu, teh, sawit, pisang, cengkih dan sebagainya. Seringkali perkebunan tersebut dimiliki oleh pihak asing. Biasanya perkebunan lebih mendahulukan kepentingan asing dan merupakan suatu gugus yang tertutup yang umumnya relatif kurang memberikan manfaat bagi ekonomi dalam negeri.

waring-ikan-44

Sistem Pertanian Kolektif

Sistem pertanian kolektif merupakan proses pengelolaan produksi pertanian secara bersama-sama sesuai dengan pengembangan tanah kecil sepetak-petak milik perseorangan menjadi milik kolektif. Karena terbukti pemilikan individual atas lahan sangat sempit disertai alat kerja masih tradisional hanya menghasilkan kemiskinan, bukan kesejahteraan sosial.

Dua syarat di bangun pertanian kolektif yaitu bangkitnya kesadaran tinggi di kalangan tani penggarap dan sikap sukarela dalam melakukan pekerjaannya. Sistem pertanian kolektif menciptakan kebersamaan tani penggarap dan membangun solidaritas erat sesama kaum tani dalam perjuangan pembebasan kemiskinan.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3