Wajib Anda Tau, Kriteria Pakan Berkualitas Sebelum Budidaya Ikan Nila

Pakan Ikan Nila

Jenis pakan ikan nila yang berkualitas akan menghasilkan ikan nila berkualitas dan bernilai jual tinggi. Untuk pakan yang berkualitas mempunyai kriteria-kriteria yang sudah ditentukan, berikut ini beberapa kriteria pakan ikan nila berkualitas yang harus Anda pahami sebelum membudidayakan ikan nila.

Kandungan

Pakan ikan nila berkualitas tentunya harus bisa menyalurkan nutrisi sebagai sumber energi yang dibutuhkan oleh ikan nila, tak hanya membuat ikan merasa kenyang. Sebab nutrisi tersebut bisa membantu ikan untuk tumbuh dan berkembang jadi akan menguntungkan ketika dijual ke pasar.

Sifat Pakan

Ciri pakan yang berkualitas juga harus mempunyai sifat yang sesuai dengan kebiasaan biologis ikan. Pakan yang sesuai bisa lebih efektif diserap oleh tubuh ikan sehingga pertumbuhan ikan menjadi lebih cepat dan menimalisir dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan pakan yang tidak sesuai, seperti pencemaran lingkungan serta harga yang relatif mahal.

Penentuan Kualitas Pakan

Anda bisa dengan mudah menentukan kualitas pakan dengan metode sederhana. Tidak memerlukan cara yang rumit, Anda sudah bisa mengetahui apakah pelet yang digunakan berkualitas atau tidak.

Pelet yang berkualitas memiliki ciri-ciri tidak mudah hancur di dalam air, pelet harus bisa bertahan dalam air selama minimal 10 menit dengan kondisi utuh tidak hancur. Untuk pakan pelet tenggelam, pelet tidak akan langsung tenggelam tetapi tenggelam secara perlahan-lahan hingga memiliki fase melayang.

Baca Juga:
Waspada! Ini 5 Penyakit dan Hama yang Menghambat Proses Produksi Daun Teh
Tips Jitu Menjaga Kualitas Air Kolam Agar Ikan Lele Tetap Sehat
Terapkan 5 Konsep Ini, Dijamin Hasil Budidaya Ikan Nila Melimpah!

Salah satu caranya yaitu Anda bisa mengetahuinya dari aroma yang dimiliki pelet untuk merangsang nafsu makan ikan. Dan yang terakhir, untuk pelet berkualitas bisa disimpan maksimum selama dua bulan tanpa merusak kualitas pakan.

Identifikasi Pakan Tidak Berkualitas

Mirip dengan mencari tau pakan yang berkualitas, untuk menentukan pakan ikan nila yang tak berkualitas cukup gampang, Anda hanya perlu identifikasi pakan dengan memegangnya. Pakan yang tidak bagus saat dipegang akan terasa banyak butiran debu, berwarna keputihan karena terdapat jamur yang menempel, mudah hancur dalam air dan aromanya tidak bisa mengundang selera ikan untuk makan.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Cara Memberikan Pakan yang Benar

Akan terbuang percuma, bila Anda sudah menggunakan pakan berkualitas tetapi dalam aplikasi pemberiannya masih salah. Anda harus memberikan pakan ikan sesuai dengan peningkatan bobot populasi ikan yang dipelihara, jangan terlalu banyak ataupun terlalu sedikit. Berikan di waktu yang tepat dan rutin.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Wajib Anda Tau, Kriteria Pakan Berkualitas Sebelum Budidaya Ikan Nila” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Waspada! Ini 5 Penyakit dan Hama yang Menghambat Proses Produksi Daun Teh

Hama Tanaman Teh

Diantara banyaknya kendala dalam budidaya daun teh salah satu yang menghambat proses produksi panen daun teh yaitu penyakit dan hama daun teh. Walaupun tak semua hama bisa memengaruhi produksi tanaman, kehadirannya tetap saja harus diberantas. Untuk itu, berikut ini beberapa penyakit dan hama daun teh yang harus Anda waspadai.

Ulat Api

Untuk gejala dari serangan hama daun teh yang satu ini ditemukan pada daun teh yang menggulung. Di bagian dalam daun ini sudah rusak dan menyebabkan pertumbuhan daun tak normal seperti menggulung dan terlipat. Hama ini harus dibasmi, bisa dilakukan dengan mengambilnya langsung dari perkebunan atau menyebarkan musuh hayatinya, seperti Macrocentrus homonae dan Elasmus homonae. Atau, bisa menggunakan insektisida berbahan aktif sipermetrin.

Pengisap Pucuk Daun Teh

Hama ini akan menyerang pucuk serta daun yang masih muda. Daun teh yang terkena hama ini akan tampak kotor, tampak bercak-bercak cokelat, dan akan menyebabkan kematian. Serangan yang cukup parah dapat menyebabkan pembengkakan pada cabang sehingga pertumbuhan tanaman menjadi tidak normal.

Pengendalian hama ini dilakukan dengan pemetikan yang menggunakan daur petik tujuh hari rutin, sanitasi kebun yang baik, pelepasan predator alami seperti hierodula dan tenodera, serta penyemprotan insektisida berbahan aktif carabaryl dan amitraz.

Baca Juga:
Tips Jitu Menjaga Kualitas Air Kolam Agar Ikan Lele Tetap Sehat
Terapkan 5 Konsep Ini, Dijamin Hasil Budidaya Ikan Nila Melimpah!
Jenis Tanaman yang Sulit Berbuah Saat Musim Hujan, Apa Itu?

Ulat Srengenge

Hama ulat ini sering menyerang daun teh, baik muda ataupun tua. Dampaknya, perkebunan bisa menjadi gundul bila serangan yang terjadi cukup parah. Untuk mengendalikan hama ini bisa dilaksanakan dengan cara membuang dan melepas parasit sebagai musuh hayatinya. Cara lainnya juga bisa dilaksanakan dengan penyemprotan insektisida berbahan aktif sipermentrin.

Penyakit Cacar Daun Teh

Penyebab penyakit ini adalah cendawan, gejala yang ditimbulkan berupa bercak kecil berwarna hijau pucat, lalu daun menjadi cekung, tertutup debu putih kelabu, permukaan atas licin, mengilap dan biasanya lebih pucat daripada bagian yang sehat.

Pengendalian penyakit ini dapat dikurangi dengan mengurangi pohon pelindung, pemangkasan sejajar permukaan tanah, pemetikan dengan daur pendek, penanaman klon tanah cacar, dan penyemprotan fungisida.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Penyakit Akar Merah

Penyebab penyakit ini adalah cendawan. Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah daun layu, dan rontok, bahkan dapat menyebabkan kematian. Pengendaliannya dapat dilakukan dengan membongkar dan membakar teh yang sakit serta fumigasi tanah dengan metil bromida atau vapam.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Waspada! Ini 5 Penyakit dan Hama yang Menghambat Proses Produksi Daun Teh” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Tips Jitu Menjaga Kualitas Air Kolam Agar Ikan Lele Tetap Sehat

Cara Mengola Kualitas Air

Lele memang merupakan salah satu jenis ikan yang mudah tumbuh dan berkembang biak di kolam apa saja. Akan tetapi, bukan berarti kualitas air kolam bisa diabaikan begitu saja oleh para pembudidaya. Oleh karena itu, Anda juga harus menjaga kualitas air kolam ikan lele rutin setiap hari supaya ikan tidak mati keracunan akibat kualitas air yang tak baik.

Ciri-ciri kualitas air kolam menurun ditandai dengan tercium bau busuk yang ditimbulkan oleh amonia. Apabila sudah tercium bau, pembudidaya harus mengurangi pemberian pakan. Selanjutnya, berikan kapur pertanian sebanyak 10—20 gram/m3 air media.

Jika kualitas air kolam sudah sangat buruk, tingkah laku ikan lele menjadi berubah, seperti aktivitas makan yang menurun. Jika sudah terjadi seperti itu, buang air kolam bagian bawah sebanyak 30 persen dan diganti dengan air yang baru. Selanjutnya, berikan larutan garam gosok dengan takaran 1—3 kg/m3 dan pemberian pakan sementara waktu harus sedikit dikurangi.

Salah satu cara menjaga kualitas air kolam ikan lele adalah dengan memberikan pakan yang tepat. Dengan begitu, pakan akan dikonsumsi dengan baik dan persentase pakan yang tidak terkonsumsi dan akhirnya mengendap di dasar kolam tidak terlalu besar. Untuk pakan yang terakumulasi di dasar kolam yang tak dibersihkan bisa menjadi penyebab kualitas air kolam semakin menurun.

Baca Juga:
Terapkan 5 Konsep Ini, Dijamin Hasil Budidaya Ikan Nila Melimpah!
Jenis Tanaman yang Sulit Berbuah Saat Musim Hujan, Apa Itu?
Ingin Budidaya Jambu Biji Anda Rajin Berbuah, Terapkan Cara Jitu Ini!

Untuk mananganinya Anda bisa memberikan probiotik dalam pakan ikan supaya membentuk bioflok. Bioflok merupakan gabuangan dari kata ‘bios’ (kehidupan) dan ‘flock’ (gumpalan). Jika diartikan, biofolok merupakan kumpulan dari berbagai macam organisme seperti bakteri, mikoralga, ragi, protozoa, dan semacamnya. Mikroorganisme tersebut bersatu dalam satu gumpalan.

Gumpalan atau bioflok berfungsi untuk menambahkan organisme hidup dalam media kolam. Mikroorganisme tersebut dapat berperan menjadi pakan alami ikan lele, tetapi juga dapat menjaga keseimbangan air kolam sehingga ikan lele menjadi lebih sehat.

Probiotik juga dapat diberikan dengan menambahkan probiotik khusus air sebanyak 300 ml untuk setiap 1 kg pakan fermentasi yang diberikan pada benih lele. Pemberian pakan ini dilakukan rutin setiap sore selama masa pemeliharaan.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Selanjutnya, Anda juga harus melakukan pemantauan kepekatan bioflok dalam kolam secara rutin setiap 5—7 hari sekali. Sebab bioflok tak boleh terlalu pekat yang ditandai dengan jumlah endapan dasar kolam lebih dari 10% dari volume air media.

Untuk endapan tersebut harus dikeluarkan dengan cara mengalirkan air kolam bagian bawah sebanyak 25%. Tahap pembuangan tersebut berlangsung selama 5—10 menit dengan kondisi intalasi aerasi yang dimatikan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Tips Jitu Menjaga Kualitas Air Kolam Agar Ikan Lele Tetap Sehat” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3